Suara.com - Hubungan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bak lautan yang kerap mengalami pasang surut.
Kini, kedua mantan tokoh militer tersebut bersahabat dan menjalin hubungan spesial terlepas dari pandangan politiknya masing-masing.
Persahabatan baru antara keduanya tampak kala duduk di satu mobil saat perayaan HUT ke-78 TNI yang digelar di Monas, Jakarta, Kamis (5/10/2023) ini.
Padahal, SBY dan Prabowo digadang-gadang sebagai rival alias saingan sejak mereka masih menempuh pendidikan di Akabri (sekarang menjadi Akmil).
Prabowo dan SBY kini tampak menyudahi rivalitas mereka dan mulai menunjukkan sikap hangat satu sama lain.
Lantas, bagaimana sejarah hubungan antara keduanya?
Bersaing sejak tempuh pendidikan militer
Banyak pihak yang memberikan kesaksian tentang rivalitas Prabowo vs SBY kala mereka masih Taruna.
Salah satu kesaksian diberikan oleh kakak senior Prabowo, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen yang juga merupakan rekan berpolitik sang Ketum Gerindra tersebut.
Baca Juga: Penampakan Langka SBY Pakai Seragam TNI, Warganet Takjub: Age Like Fine Wine
Kivlan bahkan tak segan-segan menyebut SBY licik, yakni kala Kivlan bersitegang dengan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief.
Kivlan dalam kesaksiannya kepada wartawan, Sabtu (11/5/2019) silam mengungkap bahwa Prabowo dan SBY memang dari masih menempuh pendidikan militer kerap bersaing.
Kivlan tak segan-segan mengklaim bahwa SBY pernah sengaja menjatuhkan Prabowo dengan melaporkan sang Ketum Gerindra tersebut ke Gubernur Akabri.
Kala itu, Prabowo terlibat dalam kenakalan remaja bersama 20 siswa lainnya. Prabowo sontak mengalami penurunan pangkat usai dilaporkan SBY.
Meski tak secara langsung bersaing, Prabowo dan SBY saling adu prestasi selama di TNI. Prabowo memilih untuk bergabung dengan Kopassus, dan SBY bergabung dengan Kostrad.
Adapun jabatan terakhir Prabowo di TNI yakni Komandan Seskoad dan SBY menjabat sebagai Kepala Staf Teritorial Abri sebelum terjun ke politik.
Berita Terkait
-
Penampakan Langka SBY Pakai Seragam TNI, Warganet Takjub: Age Like Fine Wine
-
Diam-diam, Jokowi Sudah Tawarkan Kursi Menteri untuk Demokrat di Kabinet Sebelum Bertemu SBY
-
Tersorot Kamera, SBY Duduk Bersebelahan dengan Prabowo Subianto di Perayaan HUT ke-78 TNI
-
Jokowi Jawab Pertemuan Bersama SBY Adalah Rahasia, Kaesang: Rumah Saya Beda
-
Khofifah Tokoh NU Paling Cocok Dampingi Ganjar, Mahfud MD Tertinggi Jadi Cawapres Prabowo
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus
-
3 Hal Seru di Film Sihir Tanah Kubur: Kiesha Alvaro Rapal Mantra hingga Perubahan Shareefa Daanish
-
Buenos Aires Rusuh! Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Suporter Ngamuk, 2 Orang Tewas
-
Usulan CCTV Berbasis AI, Solusi Pantau Juru Parkir Bandel Jakarta
-
Berkas Perkara Rampung, Polda Jabar Segera Serahkan Taufik Hidayat ke Kejaksaan
-
Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri