Suara.com - Ayah Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin menjadi sorotan usai penayangan film Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Setelah film tersebut tayang, kembali muncul video dirinya yang menyebut miliki botol sianida Jessica Wongso saat diwawancara. Hal tersebut membuat warganet merasa aneh dan curiga kepada Edi Darmawan Salihin.
Tidak hanya masalah botol, Edi Darmawan Salihin juga kembali dicurigai dari hobi memancingnya. Pasalnya, baru-baru ini Ahli forensik dr Djaja Surya Atmadja mengungkap kalau sianida kerap digunakan para nelayan untuk memancing.
Dalam potongan video podcast bersama dr Richard Lee, dr Djaja mengatakan, sianida sering dipakai untuk fumigasi kapal laut. Para nelayan biasanya akan membeli sianida di toko kimia untuk tujuan menangkap ikan.
“Jadi sianida itu sering dipakai untuk fumigasi, fumigasi kapal itu pasti punya sianida. Terus kalau kamu nelayan mau nangkep ikan, mereka beli ke toko kimia ‘pak mau beli sianida pak’, dikasih,” ucap dr Djaja dalam potongan video yang diunggah kembali akun Tiktok @j4jwongs, Sabtu (7/10/2023).
Ucapan dr Djaja tersebut membuat ayah Mirna Salihin langsung disorot. Hal ini karena Edi Darmawan Salihin sendiri saat diwawancarai Karni Ilyas menyebutkan, dirinya hobi untuk memancing.
“Dia tanya hobi saya apa. Saya bilang, saya demen mancing. Kapal saya tapi sudah saya jual, kapal besar begitu. Saya punya titik spotnya, kalau dibilang tukang mancing aja, tanya saya se-Jakarta tau Edi Cacing, si paling jago mancing,” kata Edi Darmawan.
Unggahan tersebut langsung mendapat komentar dari warganet lainnya. Beberapa menilai kalau Edi Darmawan Salihin justru membongkar dirinya sendiri sehingga semakin dicurigai terhadap kasus kematian putrinya.
“Loh kok nyambung, makin curiga sama bapaknya Mirna apalagi dia pernah bilang ‘saya punya botolnya’,” tulis salah seorang warganet.
“Secara gak sadar bapaknya Mirna ungkap dikit-dikit,” komentar akun lainnya
Baca Juga: Dulu Supplier Senjata TNI, Ayah Mirna Salihin Kini Jadi Petani Cabai dan Pengumpul Singkong
“Waduh jadi makin percaya sama kecurigaan orang-orang wkwk,” tulis warganet lainnya.
Sementara itu, terkait penggunaan sianida sendiri memang sering dipakai orang-orang untuk memancing ikan. Melansir laman Hakai Magazine, elayan menyemprotkan natrium sianida pekat ke terumbu karang untuk membuat ikan pingsan, bahkan mati sehingga mudah ditangkap.
Berdasarkan penelitian, banyak ikan yang ditangkap ketika diperiksa ternyata mengandung sianida. Oleh sebab itu, para ahli menyebutkan kalau nelayan menggunakan sianida untuk memancing ikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Melonjak Jelang 17 Agustus
-
BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT
-
Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus
-
Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam
-
Top-Up E-Wallet dan Pulsa di BRImo Langsung Dapat Cashback! Buruan, Kuota Terbatas
-
Deretan Sepeda Lipat Pacific Paling Populer, Cocok untuk Gowes Harian
-
Binance Perpanjang Airdrop RLUSD, Ini Cara Klaim 1 Juta XRP yang Dibagikan
-
Daftar Atlet Wakil Indonesia di BWF World Championship 2026
-
Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, 3 Pekerja Migran Masih Hilang
-
BNI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan