Suara.com - Baru-baru ini, sebuah video memperlihatkan kecurangan seorang kasir di Legato Gelato viral di media sosial. Pasalnya, tiga bulan belakangan, wanita berhijab tersebut kedapatan memberi barcode QRIS pribadi saat konsumen memilih untuk melakukan pembayaran digital.
Trik culasnya ini ketahuan usai sang pemilik merasa curiga karena semakin ke sini, usahanya semakin merugi. Ia pun meminta seseorang untuk berbelanja di kedai gelato tersebut. Benar saja, saat memilih pembayaran digital, alih-alih memberikan barcode QRIS toko, ia malah memberikan barcode QRIS miliknya.
"Mau tau apa yang bikin usaha kita nggak survive? Makhluk-makhluk kayak gini. QR yang dikasih QR pribadi dia," tulis video tersebut seperti yang Suara.com kutip dari TikTok @legato.gelato, Selasa (10/10/2023).
Dalam video tersebut juga dijelaskan mengenai kronologi kejadian tersebut. Di mana, penjualan di salah satu store Legato Gelaro tiga bulan terakhir menurun jauh. Permasalahan ini pun membuat tim berdiskusi lumayan lama dalam rapat pleno.
"Jadi tim Legato itu bingung banget kok sales di 1 store ini 3 bulan terakhir menurun jauh, cuma biar kita bisa dapet kesimpulan dari data kalau ini ada yang aneh kan ga bisa cuma liat angka dari 1-2 hari aja. Tim kita sampe discuss hal ni lumayan lama di rapat pleno dari kita ig sampe chat mall nya apakah ada penurunan traffic," tulisnya.
Akhirnya, mereka pun menjebak dengan meminta seseorang untuk berbelanja di store tersebut. Di sana terlihat jika kasir bernama Aulia telah menyiapkan barcode QRIS miliknya pribadi.
Padahal, dituliskan jika di meja kasir sebenarnya terdapat CCTV. Konsumen yang ingin membayar melalui QRIS seharusnya bisa scan melalui papan akrilik yang sudah disiapkan. Bukan melaluo ponsel sang kasir. Bukan cuma itu, ternyata kasir berusia 19 tahum ini juga mengambil uang cash.
"Customernya tetap dapet struk tapi dikasi struk yang dia reprint dari transaksi sebelumnya. Mind you dimeja jg ada CCTV kasir, jadi memang berani banget aja anak ini," tulis kronologi kejadian itu.
Pengakuan Sang Kasir
Baca Juga: Biodata Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati yang Bagi-bagi Uang Gepokan saat Rapat
Dalam video tersebut juga terlihat sang kasir menyampaikan permintaan maafnya. Tak tanggung-tanggung, selama 1 tahun terakhir, uang yang diselundupkannya berjumlah total Rp45 juta. Sehari, kasir itu juga mengambil Rp500 ribu.
Namun yang menjadi sorotan, ekspresi wanita itu tampak santai seperti merasa tak memiliki kesalahan. Hal tersebut membuat banyak warganet merasa tak habis pikir.
"Saya mengakui bahwa saya telah mengambil uang senilai Rp45 juta dengan nominal sehari Rp500 ribu. Dan saya bekerja di Legato Gelato sudah setahun," ucapnya.
Parahnya lagi, sang ayahlah yang berkorban keliling mall agar anaknya bisa mendapatkan pekerjaan satu tahun lalu. Saat mengetahui anaknya mencuri, ia pun langsung pucat dan tak bisa berkata apa-apa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan