Suara.com - Mantan aktris film dewasa, Mia Khalifa, menghadapi masalah dengan urusan bisnisnya baru-baru ini dengan penyiar dan pembawa acara radio Kanada Todd Shapiro karena dukungan publiknya terhadap Palestina selama konflik Israel-Hamas.
Mia Khalifa menerima reaksi keras di media sosial karena mengungkapkan solidaritasnya terhadap Palestina yang dilanda perang menyusul serangan mendadak Hamas terhadap Israel.
Di X, Mia Khalifa memposting pesan yang menyatakan, "Jika Anda dapat melihat situasi di Palestina dan tidak berada di pihak Palestina, maka Anda berada di pihak yang salah dari apartheid, dan sejarah akan menunjukkan hal itu pada waktunya."
Dia juga menambahkan tweet lain yang mengatakan, "Bisakah seseorang memberitahu para pejuang kemerdekaan di Palestina untuk membalik ponsel mereka dan merekam secara horizontal."
Menanggapi tweet Mia Khalifa, Todd Shapiro yang berencana berkolaborasi dengannya segera mengambil tindakan dengan mengakhiri kemitraan mereka.
Dia menyatakan ketidaksetujuannya yang kuat, dengan mengatakan, "Ini adalah tweet yang sangat menghebohkan @miakhalifa. Anggap saja Anda dipecat secara efektif segera. Benar-benar menjijikkan. Lebih dari sekadar menjijikkan. Silakan berkembang dan menjadi manusia yang lebih baik. Fakta bahwa Anda memaafkan kematian, pemerkosaan, pemukulan, dan penyanderaan benar-benar menjijikkan. Tidak ada kata-kata yang dapat menjelaskan ketidaktahuan Anda. Kita membutuhkan manusia untuk bersatu, terutama dalam menghadapi tragedi. Saya berdoa agar Anda menjadi orang yang lebih baik. Namun, sepertinya sudah terlambat bagi Anda. "
Menyusul kejadian tersebut, Mia Khalifa menahan diri untuk tidak memposting di media sosial. Sementara itu, konflik Israel-Hamas terus berlanjut, dengan lebih dari 1.200 korban jiwa di kedua belah pihak dan ribuan orang menderita luka-luka.
Pada hari Senin, kelompok militan Hamas menyatakan keterbukaan terhadap potensi gencatan senjata, memberikan ruang bagi perdamaian antara masing-masing kelompok untuk diselesaikan dan menghindari kerusakan dan kehancuran lebih lanjut akibat letusan gunung berapi.
Baca Juga: Update Hari Ke-4 Perang Hamas: 1.000 Orang Di Israel Tewas, 830 Warga Palestina Meninggal
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Kenapa Jeffrey Epstein Disebut Mata-Mata Israel? Diduga Punya Koneksi dengan Sosok Ini
-
Kenapa Sunscreen Perih di Mata? Ini Penyebab dan 5 Rekomendasi yang Aman Dipakai
-
Habis Pakai Micellar Water Perlu Cuci Muka? Ini Penjelasan dan 7 Pilihan Terbaik
-
Serum Retinol Bagusnya Dipakai dengan Moisturizer Apa? Ini 3 Rekomendasinya
-
Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto, Apa Itu?
-
5 Rekomendasi Model Baju Lebaran 2026 Wanita, Tampil Anggun di Hari Raya
-
UMKM Perempuan Masih Hadapi Tantangan, Pendampingan Jadi Kunci Keberlanjutan
-
Takut PBI Mendadak Nonaktif? Ini Cara Cek Status Keaktifan BPJS Kesehatan Pakai HP
-
7 Rekomendasi Lipstik Paling Laris di Shopee untuk Bibir Hitam
-
7 Sepeda Lokal Berkualitas Ideal untuk Harian: Performa Cepat, Harga Bersahabat