Suara.com - Belum lama ini heboh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) jatuh sakit hingga dirawat di RS Singapura. Dalam akun Instagram pribadinya, Menteri LuLuhut Binsar Pandjaitan mengaku mengalami kelelahanhut alami lelah yang luar biasa.
Kondisi itu membuatnya diminta bed rest atau istirahat total di tempat tidur karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk beraktivitas.
"Tiba-tiba saya merasa kelelahan yang amat luar biasa. Rasa lelah ini tak seperti yang biasa saya rasakan selepas bekerja," ujar Luhut dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya dikutip suara.com, Selasa 11 Oktober 2023.
Mendengar kondisi ini Dokter Spesialis Jantung RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Dr. dr. Dicky Armein Hanafy, Sp.JP (K) FIHA, FAsCC membenarkan salah satu tanda gejala penyumbatan jantung pada lansia seperti Luhut, berbeda dengan gejala pada anak muda, dan salah satunya berupa kelelahan parah.
"Dia (lansia) mungkin keluhannya (sakit jantung) sudah tidak seperti orang lain yang nyeri dada dan segala macam, bisa juga lebih ke cepat capek dan sesak napas. Iya bisa (penyumbatan jantung menyebabkan kelelahan parah)," papar Dr. Dicky saat dihubungi suara.com, beberapa waktu lalu.
Namun karena Dr. Dicky tidak memeriksa langsung Luhut, maka ia tidak bisa memastikan orang kepercayaan presiden Jokowi itu benar-benar sakit jantung.
Namun ia mengingatkan lansia seperti Luhut untuk mewaspadai kelelahan parah, karena bisa jadi penyakit yang berbahaya, apalagi dirinya sudah berusia 76 tahun. Ia juga meragukan alias menyanksikan Luhut hanya kelelahan biasa, karena sampai harus dirawat di Singapura.
"Tapi kelelahan itu salah satu cara, sering orang sebenarnya sakit parah tapi dibilangnya kelelahan padahal nggak juga, cuma supaya orang nggak pada heboh aja," jelas dia.
"Bisa jadi (karena capek kerjaannya banyak), tapi orang kelelahan kalau beneran kelelahan nggak sampai dirawat di Singapura, jadi ada sesuatu," lanjut dokter yang juga Presiden Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) itu.
Berikut ini beberapa tanda kelelahan parah pada Lansia, seperti Luhut yang harus diwaspadai menurut Dr. Dicky.
1. Gak Hilang saat Istirahat
Menurut Dr. Dicky jika mengalami kelelahan tapi tidak kunjung hilang setelah istirahat 1 hingga 2 hari. Maka, sudah saatnya pasien itu memeriksakan diri ke dokter, karena jadi tanda adanya penyakit tidak biasa yang dimiliki.
"Berarti ada sesuatu yang mendasari suatu penyakit, bisa penyakit jantung, penyakit paru, penyakit darah bisa penyakit penyakit macam-macam menyebabkan rasa kelelahan," papar Dr. Dicky.
2. Lelah Dibarengi Gejala
Jika lelah lalu tidur tapi tetap lesu, apalagi lelah dibarengi dengan gejala lain yang mengganggu aktivitas seperti sesak napas atau kepala pusing, Dr. Dicky menyarankan sebaiknya tidak menunda-nunda, karena tanda paru hingga jantung yang tidak berfungsi maksimal.
"Pokoknya sesak napas, keringat dingin, nyeri dada itu gejala lain yang menunjukan bukan kelelahan biasa. Kita tahu kan kelelahan rasa capek yang kita pengen istirahat pengen tidur," pungkas Dr. Dicky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda