Suara.com - Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion sering liburan ke luar negeri, tapi karena selalu bepergian bersama anaknya, Dia Sekala Bumi, ternyata ada persiapan ekstra yang harus dilakukan.
Meski hanya sebagai keluarga kecil yang terdiri dari ibu, ayah dan anak ternyata Ayudia Bing Slamet punya tips liburan ke luar negeri agar aman, nyaman dan irit. Apalagi ada negara dengan nilai mata uang tinggi, dan rupiah sangat lemah.
"Aku bukan tipe liburan membuat rekening valas (valuta asing atau mata uang asing). Tapi aku bukan yang investasi ke sana, jadi kalau mau liburan lebih pilih dikonversi aja," ujar Ayudia dalam acara pemaparan riset Wise di Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2023).
Ayudia sangat merasakan saat berlibur ke luar negeri, biaya admin konversi dari rupiah ke mata uang negara tertentu bisa sangat mahal, karena dikenakan beberapa biaya admin.
Jadi untuk mencegah biaya liburan ke luar negeri membengkak, berikut ini tips dari Ayudia:
1. Riset Karakter Negara
Ayudia merasakan negara seperti Singapura sangat nyaman dikunjungi menggunakan biaya serba cashless atau non tunai. Apalagi transportasi umum di sana sangat memudahkan, sehingga ia lebih nyaman menggunakan kartu kredit atau debit saat bertransaksi.
"Jadi penting banget riset dulu, di sana lebih enak pakai pembayaran apa. Kalau aku ke Singapura itu udah serba pakai kartu dan digital, sisanya uang cash cuma pas Sekala mau main Ding Dong aja," kata Ayudia Bing Slamet kepada suara.com.
2. Perhatikan Nilai Tukarnya
Di beberapa kesempatan Ayudia mengakui, saat membeli sesuatu ia harus membeli barang di luar negeri menggunakan mata uang tertentu dengan kartu kredit atau debit. Tapi Ayudia menyarankan secara digital, untuk memilih mata uang negara yang dikunjungi.
"Jadi misalnya lagi di Korea pilihan uang digitalnya jangan bayar pakai rupiah, pilihnya pakai won aja karena lebih mudah dan biaya admin tidak begitu besar," jelasnya.
3. Cicil Kebutuhan Dari Jauh Hari
Perempuan berusia 33 tahun itu mengatakan saat ini untuk traveling, ia dan suami akan cari waktu saat liburan sekolah. Misalnya, jika liburan sekolah pada Desember 2023 mendatang, tapi Ayudia sudah mencicil pembayaran dari beberapa bulan sebelumnya.
"Jadi ada beberapa akomodasi, yang misalnya udah aku siapin dari sekarang. Jadi intinya, sebenarnya bisa dibilang nyicil, karena aku udah bayar hotel dari sekarang. Nanti pas November bayar lagi sewa mobilnya. Nanti pas hari H, aku tinggal dateng ke sana spend untuk makan, jajan dan segala macam," kata dia.
4. Buat Budget Harian
Setelah semua kebutuhan terpenuhi, sebagai ibu yang bertindak selayaknya menteri keuangan, Ayudia tidak membebaskan begitu saja anak dan suami bisa membeli apapun selama liburan. Ini karena keponakan Adi Bing Slamet itu menerapkan budget harian atau batasan uang yang boleh digunakan per satu hari.
"Kalau menurut aku preparedakomodasi diurus sebelum berangkat, lalu sebelum berangkatnya sehari boleh berapa. Jadi kalau ternyata ada sisa, baru bisa beliin oleh-oleh. Orang Indonesia terkenal suka beli oleh-oleh, dan itu seringnya yang bikin boncos," pungkas Ayudia setengah berkelakar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan