Suara.com - Fenomena Riding The Wave memang kerap kali menjadi perbincangan publik yang tidak ada habisnya. Lantaran momen ini kerap dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku bisnis, tentunya untuk meraup keuntungan mereka.
Dalam dunia bisnis, riding the wave alias menunggangi ombak diartikan strategi pemasaran yang memanfaatkan suatu isu yang lagi viral dan ramai dibicarakan. Tentu saja pada prakteknya isu tersebut harus dikaji terlebih dahulu, agar tujuannya sesuai dengan bisnis yang dijalani.
Kendati demikian, bukan berarti semua hal yang viral dimanfaatkan untuk strategi bisnis ini. Namun, ada beberapa kejadian trending topic lalu ditunggangi oleh kepentingan bisnis pihak lain. Berikut adalah kompilasi riding the wave paling viral di Indonesia.
Artis Pasang Baliho Seolah Mau Nyaleg
Fenomena riding the wave yang satu ini memang kerap digunakan sebuah brand untuk mempromosikan produknya. Biasanya yang membuat momen ini ramai, karena mereka memasang baliho dengan wajah seorang artis.
Potret yang terpampang pada baliho itu pun menampilkan penampilan yang formal. Maka tak heran jika banyak publik yang terkecoh kalau artis yang dipajang itu betulan hendak nyaleg.
Contoh figur publik yang pernah melakukan hal ini adalah Arif Muhammad. Ia menggunakan tagline 'Siap Menjadi Nomor Satu' seolah-olah sedang mencalonkan diri sebagai pemilu. Namun, ternyata hal itu untuk mempromosikan sebuah brand fashion yang diakusisi olehnya yakni, Prepp Studio.
SPF Sunscreen dengan Nilai Uji Palsu
Momen ini sempat viral di media sosial, lantaran ada seorang seleb TikTok yang melakukan uji eksperimen terhadap SPF Sunscreen sebuah produk. Karena merasa hasil eksperimennya tak sesuai dengan klaim SPF produk akhirnya ia melakukan uji lab dan hasil nilai SPF nya tidak sesuai dengan yang tertera di produk.
Baca Juga: Besok Kumpulkan Eselon II, Heru Budi: Yakinlah Sama ASN DKI, Mudah-mudahan Netral
Mulai dari sini, banyak brand kecantikan yang memiliki produk sunscreen, langsung ramai-ramai memamerkan uji lab SPF produk mereka.
Kami Siap Di-Review Sejujur-jujurnya
Momen ini bermula ketika seorang kreator Youtube Duniaadian mendapat surat keberatan dari pihak Eiger. Namun, yang menjadi viral adalah alasan dari pihak Eiger yang menggelikan.
Surat keberatan itu pun sempat diunggah oleh kreator di Twitter. Tentu saja hal itu langsung mendapat reaksi dari warganet. Tak sedikit warganet yang membelanya.
Akhirnya, banyak brand yang malah mengunggah surat serupa. Namun, mereka meyakinkan kepada konsumennya bahwa review seperti apapun yang diunggah konsumen akan tetap mereka terima dengan selapang-lapangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan
-
Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?
-
Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir
-
Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus