Suara.com - Dinasti politik yang kini dijalani oleh Presiden Jokowi dan beberapa anggota keluarganya sedang ramai diperbincangkan. Seusai sang bungsu Kaesang Pangarep yang ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang baru, kini putra sulung Jokowi Gibran Rakabuming pun sudah dideklarasikan sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto dalam kontestasi pilpres tahun 2024 mendatang.
Jauh sebelum Gibran diputuskan untuk menjadi cawapres, Gibran sendiri pernah mengungkap dirinya "ogah" untuk masuk ke politik mengikuti jejak sang ayah. Hal ini pun diungkapnya pada tahun 2018 lalu saat dirinya masih berprofesi sebagai pengusaha di bidang kuliner.
"Enggak, saya enggak tertarik (jadi politisi)," kata Gibran yang kala itu ditemui dalam peresmian outlet bisnis kuliner terbarunya Sang Pisang dan Markobar di Jakarta Pusat, Minggu (11/08/2018) silam.
Namun baru genap satu tahun dari penolakannya untuk masuk ke dunia politik, pada September 2019 Gibran pun secara mendadak mendaftarkan dirinya sebagai kader PDI Perjuangan melalui DPC PDI Perjuangan ranting Manahan, Solo.
Blunder politik yang dilakukan Gibran ini pun seolah semakin kuat usai dirinya juga mencalonkan diri sebagai calon Walikota Solo dalam pilkada 2020. Blunder ini pun membuat nama Gibran disebut-sebut ingin membangun "dinasti" politik dan meneruskan jejak sang ayah.
Lalu, seperti apa blunder politik yang terjadi dalam keluarga Presiden Jokowi ini? Simak inilah selengkapnya.
Gibran terpilih jadi Walikota Solo
Isu soal dinasti politik yang dilakukan oleh keluarga Presiden Jokowi bermula ketika sang sulung, Gibran Rakabuming mencalonkan diri sebagai Walikota Solo pada pilkada tahun 2020 lalu.
Jokowi yang diketahui juga pernah menjabat sebagai Walikota Solo periode 2005-2012 lalu sebelum akhirnya mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012 lalu.
Baca Juga: Makin Mirip, Teori Konoha Adalah Indonesia Terbukti dari Kisah Gibran dan Prabowo?
Jabatan "back-to-back" yang pernah ditugaskan kepada Jokowi dan akhirnya dilanjutkan oleh Gibran ini pun membuat banyak pihak mulai menduga adanya dinasti politik yang ingin dibangun oleh Jokowi.
Menantu ikut jadi walikota
Tak hanya Gibran, menantu Jokowi Bobby Nasution pun juga ikut mencalonkan diri sebagai Walikota Medan pada pilkada tahun 2020.
Suami dari putri kedua Jokowi, Kahiyang Ayu ini pun diduga mengikuti jejak sang kakak ipar Gibran Rakabuming yang juga terpiluh sebagai Walikota Solo di saat yang bersamaan.
Baik Gibran maupun Bobby pun sama-sama dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 lalu sebagai Walikota Solo dan Walikota Medan.
Ipar jadi Ketua MK
Berita Terkait
-
Bercanda Mulu Nih! Jawaban Nyeleneh Airlangga Hartarto Soal Gibran Sudah Miliki KTA Golkar
-
Makin Mirip, Teori Konoha Adalah Indonesia Terbukti dari Kisah Gibran dan Prabowo?
-
Erick Thohir-Sandiaga Uno Jadi 'Tumbal' Jokowi? Said Didu: Keduanya Dijadikan Sapu Pembersih Jalan
-
Sikap Tengil Gibran Pertama Muncul ke Publik Viral Lagi, Model Rambut Jadi Gunjingan
-
Prabowo Hadiri Rapimnas Gerindra, Konsolidasi Mantapkan Dukungan Duet dengan Gibran
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan