Suara.com - Baru-baru ini, Jordi Onsu mengeluarkan pendapat mengejutkan, soal banyaknya gerai Geprek Bensu yang tutup. Menurut adik Ruben Onsu ini, itu karena restoran waralaba yang dirintisnya bersama sang kakak mempekerjakan banyak Gen Z.
Saat tampil di podcast Kasisolusi, Jordi Onsu mengungkap bahwa Geprek Bensu yang dulu memiliki 140-an gerai kini berkurang hingga 90-an. Jordi Onsu mengatakan kesalahannya adalah mencari pegawai dengan syarat usia dan pengalaman.
"Salahinnya ke gue aja, karena gue mungkin requirement-nya waktu itu lebih kepada usia, pengalaman kerja," ucapnya dikutip dari kanal YouTube Kasisolusi, Selasa (24/10/2023).
"Kalau sekarang di HR, pertanyaan satu, 'Kamu mau kerja nggak? Mau capek nggak? Bersedia bekerja di dalam tekanan nggak?' Maksudnya pressure ya, bukan tekanan yang berarti stressful gitu. Ya udah gitu dulu aja," sambungnya.
Jordi Onsu menyebut bahwa syarat yang diajukannya tersebut tidak dapat ditemukan pada Gen Z yang notabenenya kelahiran tahun 1997-2012. Dengan kata lain, Jordi menganggap karyawan yang lahir di rentang tahun tersebut, tidak ada yang menyanggupi persyaratan untuk bekerja di bawah tekanan.
Meski begitu, Jordi Onsu tak sepenuhnya menyalahkan Gen Z. Sebab, ia menilai Gen Z bersikap seperti itu lantaran meniru generasi sebelumnya.
"Kenapa Gen Z karakternya seperti ini? Salah siapa? Salah millenials, salah kita. Mereka ngeliat siapa? Gen Z belajarnya dari mana? Dari kita, kan?" tuturnya.
"Nah itu yang biasanya mungkin memanjakan generasi Z ini sampai akhirnya mereka bisa dibilang mentalnya mental stroberi," imbuhnya.
Lantas benarkah generasi ini dikenal memiliki mental “tempe” atau manja karena cukup sensitif dengan perubahan emosi yang ada?
Baca Juga: Jordi Onsu Ungkap Alasan Bungkam Usai Merek Dagang Geprek Bensu Digugat
Data yang dihimpun oleh Jakpat pada 2022 lalu, seperti dikutip Hello Sehat, menunjukkan bahwa Gen Z memang menjadi generasi yang paling banyak merasa memiliki masalah kesehatan mental dibandingkan generasi X (1965–1980) dan generasi Milenial (1981–1996).
Setidaknya terdapat 59,1% Gen Z yang merasa memiliki masalah kesehatan mental, sementara generasi milenial hanya sebanyak 39,8% dan Gen X 24,1 persen.
Namun, apakah dari data tersebut menunjukkan bahwa Gen Z memiliki mental yang lemah? Faktanya, setiap generasi memiliki risiko yang sama untuk mengalami masalah mental.
Hanya saja, Gen Z hidup di era internet yang membuat mereka lebih mudah mencari informasi terkait kesehatan mental.
Informasi tersebut kemudian membuat Gen Z lebih “melek “ dengan kondisi mental yang dimilikinya. Mungkin saja generasi terdahulu sebenarnya juga merasakan apa yang dirasakan oleh Gen Z.
Akan tetapi, mereka belum mengetahui istilah-istilah terkait kesehatan mental seperti anxiety, burnout, panic attack dan sejenisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis