- Cinta Laura tidak gunakan LPDP demi berikan kesempatan bagi warga membutuhkan.
- Mendirikan Yayasan Soekarseno Peduli dan kelola 12 sekolah gratis di Bogor.
- Konsisten donasikan Rp30 juta per bulan dari pendapatan pribadi untuk pendidikan.
Suara.com - Cinta Laura Kiehl turut menjadi sorotan publik di tengah polemik seputar beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).
Sebab, Cinta Laura Kiehl sempat menyatakan dirinya enggan mengambil beasiswa LPDP demi memberikan kesempatan bagi anak bangsa yang lebih membutuhkan.
Bahkan, Cinta Laura sempat vokal menyuarakan keprihatinannya soal beasiswa negara yang kadang jatuh ke tangan orang yang sudah mapan secara finansial.
Meskipun bukan alumni LPDP, kontribusi Cinta Laura untuk pendidikan Indonesia ternyata jauh melampaui sekadar retorika di media sosial.
Artis lulusan Ivy League ini sudah bertahun-tahun turun langsung ke pelosok daerah untuk membangun sekolah bagi anak-anak prasejahtera.
Berikut ini, rekam jejak perjuangan Cinta Laura dalam memajukan pendidikan di tanah air.
1. Bangun Yayasan Soekarseno Peduli Sejak 2006
Jauh sebelum isu beasiswa LPDP viral, Cinta Laura bersama keluarganya telah mendirikan Yayasan Soekarseno Peduli pada tahun 2006.
Fokus utama yayasan ini adalah meningkatkan standar pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, khususnya di kawasan Cijeruk, kaki Gunung Salak, Bogor.
Baca Juga: Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
Sampai sekarang, tercatat ada sekitar 12 sekolah yang berada di bawah naungan yayasan milik keluarga Cinta Laura.
Perjuangannya pun tak main-main, Cinta Laura dan timnya tak jarang harus berjalan kaki hingga 2 kilometer melalui jalanan mendaki dan berbatu untuk mencapai lokasi sekolah yang terpencil.
2. Beri Pendidikan Gratis untuk 2.000 Lebih Siswa
Tak hanya merenovasi sekolah yang bobrok, Cinta Laura juga mendirikan SMP Pangerasan Education Center.
Sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak yang terancam putus sekolah karena kendala biaya.
Hasilnya pun luar biasa, lebih dari 2.000 siswa telah menempuh pendidikan di sekolah-sekolah milik yayasannya secara gratis.
Berita Terkait
-
Suami Diminta Kembalikan Beasiswa LPDP, Rupanya Dwi Sasetyaningtyas Punya Gurita Bisnis
-
Total Ada 38 Ribu Penerima Beasiswa LPDP, Dirut Ingatkan Etika dan Tanggung Jawab Moral Uang Pajak
-
Buntut Kontroversi "Cukup Aku WNI", LPDP Hitung Refund Beasiswa AP Suami Mbak DS Plus Bunga
-
Anak Pejabat Terima Beasiswa LPDP? Dirut Sudarto Buka Suara: Kami Cari Top of The Top Talenta
-
Disorot soal Kontribusi LPDP, Tasya Kamila Minta Maaf dan Bahas Pajak
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri