Suara.com - Baru-baru ini, warga Koja Jakut (Jakarta Utara) digegerkan oleh penemuan mayat ayah dan balita yang telah membusuk. Nah berikut ini 5 fakta mayat ayah dan balita membusuk di Koja.
Diketahui, penemuan mayat ayah dan balita yang telah membusuk ini terjadi pada Sabtu (28/10/2023) pagi. Adapun penemuan ini bermula dari warga setempat yang mengeluh mencium aroma busuk selama lebih dari seminggu.
Untuk lebih jelasnya, mari simak berikut ini 5 fakta mayat ayah dan balita membusuk di Koja yang dirangkum dari berbagai sumber mulai dari kronologi penemuan jenazah, kondisi jenazah hingga olah TKP.
1. Kronologi penemuan
Kronologi penemuan mayat ayah dan balita di Koja Jakut berawal dari warga setempat yang mengeluh mencium aroma busuk semingguan lebih. Setelah ditelurusi, aroma busuk tersebut rupanya berasal dari sebuah rumah dimana mayat ayah dah balita ditemukan
Pada Sabtu (28/10/2023) pagi, warga setempat mengecek rumah yang mengeluarkan aroma busuk tersebut. Setelah dicek, ternyata ditemukan ayah dan balita sekitar usia 1-2 tahun telah tewas di dalam rumah tersebut.
2. Kondisi jenazah
Saat ditemukan oleh warga, mayat ayah dan balita tersebut sudah dalam kondisi membusuk. Warga pun lantas langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke Babinsa (Bintara Pembina Desa) TNI AD dan Polsek.
Saat jenazah ditemukan, posisi jenazah sang ayah berada di sudut ruangan dekat pintu. Sementara mayat sang balita berada tak jauh dari sang ayah. Kedua mayat tersebut sama-sama telah membusuk.
Baca Juga: Karier Fuji Diramal Bakal Redup, Haji Faisal: Enggak Perlu Didengar
3. Kondisi ibu dan anak pertama lemas dan linglung
Selain ditemukan mayat ayah dan anak yang telah membusuk, tampak di rumah tersebut juga ada ibu dan anak pertama dengan kondisi masih hidup. Namun, ibu dan anak pertamanya ini ditemukan dalam kondisi linglung dan lemas.
Ibu dan anak pertamanya tersebut kini telah dibawa ke Rumah Sakit agar bisa memperoleh perawatan intensif. Setelah kondisi keduanya membaik, polisi baru akan meminta keterangan pada meraka.
4. Polisi Olah TKP
Kepolisian saat ini masih mengidentifikasi data mayat ayah dan balita yang ditemukan dalam kondisi sudah membusuk tersebut. Untuk penyebab kematiannya, saat ini pihak lepolisian masih menyisir area kejadian perkara.
Adapun Kasat Reskrim Jakut, Polsek Koja, Puslabfor Mabes Polri telah melakukan olah TKP mulai dari RS Polri Kramat Jati hingga Kedokteran Forensik. Diperkirakan mayat sang ayah berusia 50 tahun dan sang balita berusia 1-2 tahun.
Berita Terkait
-
Jadi Ayah yang Baik dan Keren Caranya Gimana sih? Sebuah Refleksi untuk Bapak-bapak
-
Cerita Luhut Muda 'Jatuh Cinta' dengan Pasukan Baret Merah di Pekanbaru
-
Karier Fuji Diramal Bakal Redup, Haji Faisal: Enggak Perlu Didengar
-
Kondisinya Lemas, Ibu Tunjukkan Lokasi Ayah dan Bayi yang Sudah Tewas Membusuk di Koja Jakut
-
Uya Kuya Stres Ayah Masih Dirawat di Rumah Sakit di Amerika, Hampir Sebulan Terbaring di Ranjang
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur