Suara.com - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu ramai dibicarakan publik karena usulannya untuk mengajukan hak angket kepada Mahkamah Konstitusi (MK) perihal putusan batas usia capres-cawapres. Hal tersebut ia sampaikan saat rapat paripurna DPR di Senayan, pada Selasa, (31/10/2023).
Ia juga menuturkan jika interupsi tersebut tidak ada kepentingannya dengan partai politik maupun pasangan capres dan cawapres tertentu.
Sontak, ucapan tersebut membuatnya trending dan menjadi buah bibir warganet di media sosial. Tak sedikit pula yang penasaran, siapa sebenarnya sosok Masinton Pasaribu?
Profil Masinton Pasaribu
Masinton Pasaribu adalah politikus partai PDIP yang saat ini menjadi anggota Komisi III DPR RI yang fokus pada bidang hukum, hak asasi manusia (HAM), dan keamanan.
Masinton kecil adalah seorang anak yang berasal dari keluarga sederhana. Bahkan, sejak kecil ia sudah menjadi anak mandiri dengan membantu orang tua menanam sayur dan berjualan.
Barulah saat masuk SMP, Masinton mulai aktif dalam berorganisasi, yang dimulai dengan masuk sebagai anggota OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah).
Karena faktor ekonomi, pendidikan pria kelahiran 11 Februari 1971 ini tidak berjalan mulus. Sejak lulus SMA tahun 1990, ia tak langsung kuliah.
Butuh waktu enam tahun sampai 1996, barulah ia mampu melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi dengan masuk ke Sekolah Tinggi Hukum Indonesia.
Baca Juga: Anwar Usman Diminta Tunjukkan Bukti Absen dalam RPH Pembahasan Gugatan Partai Kaesang
Komitmen keberpihakan terhadap rakyat kecil membuat Masinton semakin aktif ikut organisasi ketika berstatus mahasiswa.
Ketika menjadi mahasiswa, pria asal Sibolga, Sumatera Utara ini menyalurkan bakat kepemimpinannya melalui Front Aksi Mahasiswa Reformasi dan Demokrasi pada tahun 1998-2000.
Kemudian, pada tahun 2000-2003, Masinton menjadi ketua dari sebuah organisasi kepemudaan, yaitu Front Perjuangan Pemuda Indonesia.
Selain itu, Masinton juga sempat aktif Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), yang merupakan organisasi sayap PDIP.
Berkat kesetiaan dan perjuangannya, ia dipercaya sebagai Ketua Umum Repdem selama 2011-2016.
Karier Politik Masinton Pasaribu
Berita Terkait
-
Anwar Usman Diminta Tunjukkan Bukti Absen dalam RPH Pembahasan Gugatan Partai Kaesang
-
Di Hadapan Kader PDI-P Bali, Ganjar Ingatkan Jika Banteng Dicolek Pasti Akan Menyeruduk
-
Gibran Terancam Gagal Ikut Pilpres, Pakar Ungkap 2 Opsi Pembatalan Putusan MK Soal Usia Capres-Cawapres
-
PBHI Soroti Tak Ada Tanda Tangan Pemohon dalam Gugatan Perkara Batas Usia Minimal Capres-Cawapres
-
Baliho Ganjar-Mahfud di Bali Dicopot saat Ada Kunjungan Jokowi, Bikin PDIP Ngamuk?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng