Suara.com - Sosok konten kreator Kak Nisa Kinderflix kini menjadi buah bibir masyarakat berkat karyanya yang diminati publik.
Konten Nisa sebenarnya ditujukan untuk anak-anak khususnya balita melalui edukasi yang lucu dan menggemaskan.
Namun, pesona dan karisma yang dimiliki oleh Nisa diminati oleh segala kalangan usia, bahkan hingga orang dewasa.
Lantas, siapakan sosok Nisa Kinderflix tersebut?
Biodata Nisa Kinderflix: Lulusan psikologi jadi konten kreator
Nama Kak Nisa naik daun berkat kontennya yang diunggah ke kanal YouTube Kinderflix.
Kinderflix merupakan channel yang mengunggah video edukasi yang dibungkus dengan visual yang imut nan estetik.
Ternyata, Nisa memiliki latar belakang yang jauh dari kariernya kini. Ia diketahui merupakan seorang lulusan psikologi dan kemudian banting setir ke dunia pembuatan konten.
Berikut biodata Nisa Kinderflix:
Baca Juga: Konten Edukasi untuk Anak-anak Kok Diseksualisasi, Situ Sehat?
- Nama lengkap: Anisa Rostiana
- Nama panggilahn: Kak Nisa
- Tempat, tanggal lahir: Bandung, Jawa Barat, tahun 2000 (tanggal pasti tak diketahui)
- Agama: Islam
- Profesi: Kreator konten, edukator anak-anak
- Alma mater: Ilmu Psikologi Universitas Kristen Maranatha (angkatan 2019)
- Instagram: @anisaros
Nisa ternyata bukan sekadar seorang konten kreator. Sebab, ia juga memiliki jam terbang yang panjang di dunia akademik.
Ia sempat menjadi Asisten Dosen. Ia juga sempat menjalani program magang sebagai staf HRD di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Terkait dengan pengalamannya ia mengajar, Nisa menjadi guru Bimbingan Konseling di MTS Misbahunnur Bandung selama 2 bulan.
Nisa kemudian banting setir dari dunia akademisi ke dunia konten kreator. Ia kini menjadi salah satu host atau talent di kanal YouTube Kinderflix - Video Belajar Untuk Balita.
Nisa melalui kanal tersebut erusaha memberikan edukasi bermanfaat dan menghibur untuk balita dan anak-anak.
Adapun Nisa membawa suasana yang menyenangkan namun edukatif. Hal itu berkat latar belakangnya di dunia psikologi dan pendidikan.
Berita Terkait
-
Konten Edukasi untuk Anak-anak Kok Diseksualisasi, Situ Sehat?
-
Adab Ivan Gunawan saat Ngobrol dengan Nawid Yosufi Banjir Pujian: Respect!
-
YouTube Umumkan Konten Kreator di RI Raup Cuan Fantastis Hingga Rp100 Juta/Bulan
-
Yoursay Talk: How to Make a Viral Content, Ini Tips agar Konten Jadi Viral
-
5 Alasan Konten Kreator Berpotensi Sukses di Era Digital, Kamu Salah Satunya?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan