Suara.com - Logo gerai McDonalds Indonesia di kawasan Sarinah, Thamrin Jakarta Pusat ditutup kain hitam oleh pengelola di tengah aksi solidaritas terhadap Palestina yang digelar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2023). Bahkan LED MCDonalds di gerai itu juga dimatikan.
Di bagian depan McDonalds juga terlihat belasan TNI tengah berjaga. Meski logo dan LED MCDonalds Thamrin ditutup dengan kain hitam, namun gerai waralaba itu tetap beroperasi.
Di sepanjang jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, massa juga terus berdatangan dari arah Sudirman menuju ke area Monas, tempat yang menjadi titik kumpul Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina.
Dari pantauan Suara.com, Minggu (5/11/2023), terlihat massa dominan mengenakan pakaian serba putih. Beberapa juga membawa bendera Palestina sebagai bentuk dukungan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko sebelumnya mengungkap sebanyak 3.448 personel gabungan telah diterjunkan untuk mengamankan Aksi Bela Palestina.
Ribuan massa hadiri Aksi Akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2023). [Suara.com/Yasir]
Ribuan personel gabungan tersebut meliputi 2.774 personel Polri dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, 500 personel TNI, dan 98 personel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Total personel gabungan 3.448 personel," kata Trunoyudo kepada wartawan, Minggu (5/11).
Sebelumnya seruan boikot terhadap sejumlah produk yang mendukung Israel turut ramai di Indonesia. McDonalds jadi salah satu produk makanan yang jadi sasaran boikot. Pemicunya akibat aksi kontroversi dari McDonalds di Israel yang memberi makanan gratis kepada tentara dan warga Israel di tengah situasi kelaparan yang terjadi di Palestina akibat adanya konflik.
Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia Meta Rostiawati kalau seruan boikot itu menimbulkan tantangan bagi pihaknya. Meski begitu, McDonald’s Indonesia saat ini lebih memprioritas hal lain daripada boikot tersebut
"Situasi yang berkembang saat ini tentunya menimbulkan tantangan. Namun bagi kami, memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan serta karyawan kami selalu menjadi prioritas utama," kata Meta kepada suara.com, Selasa (31/10/2023).
PT Rekso Nasional Food, sebagai pemegang lisensi McDonald’s di Indonesia, sebelumnya juga menegaskan tidak terhubung dengan kegiatan operasional maupun keputusan McDonalds negara lain, termasuk yang ada di Israel.
Meta menyatakan kalau McDonald’s Indonesia hanya akan menyajikan hidangan disukai dan dipercaya oleh konsumen.
Berita Terkait
-
Konten Kreator Ini Boikot Produk Israel Demi Solidaritas Palestina: Melawan Kekejaman Zionis
-
Viral Dekorasi Mcdonalds Free Palestina usai Ramai Aksi Boikot Produk Pro Israel, Netizen: Gak Ngaruh, Tetep Ogah!
-
Boikot Produk Dukung Israel, Ini 5 Brand Ayam Goreng Lokal yang Lebih Murah dan Gak Kalah Enak!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan