Suara.com - Gunawan Dwi Cahyo dan Okie Agustina sudah sepakat bercerai setelah geger isu perselingkuhan sang pesepakbola.
Namun sampai sekarang Gunawan membantah tudingan Okie, bahkan bersiap untuk menuntut balik apabila mantan istri Pasha Ungu itu tidak bisa membuktikan tuduhan perselingkuhan.
Dalam proses perceraiannya, Okie menuntut beberapa hal termasuk nafkah. Namun nominalnya cukup mengejutkan, yakni cuma meminta Rp5 juta per bulan. Hal ini memunculkan pertanyaan di benak publik, seperti soal sebenarnya seberapa besar penghasilan Gunawan sebagai salah satu pesepakbola besar Tanah Air?
Bila melihat nilai kontrak transfernya di situs transfermarkt.co.id, disebutkan harga pasaran mantan pemain Persik Kediri itu sebesar Rp434,54 juta. Dengan demikian, pesepakbola yang berposisi sebagai bek tengah itu mendapat penghasilan kurang lebih Rp36,2 juta per bulan.
Sehingga apabila Okie hanya meminta Rp5 juta per bulan, bisa dibilang tak menghabiskan lebih dari 20 persen pendapatan Gunawan.
Namun besaran penghasilan ini ternyata sudah jauh berkurang dibandingkan dengan masa-masa keemasan Gunawan beberapa tahun lalu.
Masih dilihat dari situs transfermarkt.co.id, nilai transfer pesepakbola kelahiran 20 April 1989 itu pernah mencapai angka Rp1,3 miliar saat dibeli Bali United dari Persija Jakarta.
Kini Gunawan sendiri mengaku kariernya terhambat akibat Okie yang menudingnya sudah berselingkuh. Gunawan tetap bersikeras bahwa wanita yang disebut sebagai selingkuhannya itu cuma teman.
Di sisi lain, Okie memastikan bahwa Gunawan adalah suami yang bertanggung jawab dan selalu berusaha memenuhi kebutuhan keluarga. Namun Okie tak menampik bahwa dia masih harus membantu mencari nafkah untuk menutupi keperluan rumah tangga.
“Kalau nafkah masih memberikan. Jadi kalau untuk urusan rumah ya dia sangat bertanggung jawab. Dia kasih kita rumah, lalu biaya-biaya rumah seperti bayar yang kerja dan uang sekolah, memang dia bertanggung jawab,” tutur Okie, dikutip dari kanal YouTube MOP Channel.
Berita Terkait
-
Memuliakan Istri, Irfan Bachdim Gantikan Gunawan Dwi Cahyo di Persik Kediri? Ini Potret Mesranya Bersama Jennifer
-
Perjalanan Karier Sepak Bola Gunawan Dwi Cahyo, Nilai Kontrak Pernah Capai Rp1,74 Miliar, Kini Ditendang Persik Kediri
-
Kena Mental, Gunawan Dwi Cahyo Bakal Tuntut Balik Okie Agustina Soal Isu Selingkuh
-
Didepak dari Persik Kediri, Apa Pekerjaan Gunawan Dwi Cahyo Sekarang?
-
Gunawan Dwi Cahyo Bakal Tuntut Okie Agustina Jika Gagal Buktikan Tudingan Perselingkuhannya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan