Suara.com - Ivan Gunawan punya prinsip kuat dalam menjalankan bisnis sembari jalin hubungan dengan publik figur lainnya. Desainer kondang itu rupanya tidak mau memberi bayaran kepada publik figur yang selalu meminta bayaran tiap kali diundang ke acara brand miliknya.
Pria yang akrab disapa Igun itu menilai kalau kebiasaan meminta bayaran untuk sekadar datang ke acara justru jadi tabiat buruk. Dia sendiri tidak pernah melakukan hal tersebut meski namanya sendiri sebagai desainer sekaligus presenter sudah sangat dikenal di tanah air.
"Aku tuh suka kaget, sekarang kan zamannya ada influencer. 'Lu dateng ke acara, honor Rp 30 juta. Nanti gue barter postingan', gue tuh dateng ke acara gak pernah pasang harga. Gue tuh datang ke acara karena memang pengen datang," ujar Igun, dikutip dari konten video di kanal YouTube Diary Rintisan by Finfolk, Selasa (12/12/2023).
Pengalaman seperti itu rupanya pernah Igun alami ketika brand feyennya, Mandja, mengadakan acara. Saat timnya memberikan daftar influencer yang akan diundang beserta dengan bayarannya, Igun justru langsung menolak influencer tersebut diundang.
"Jadi gua kadang nih ya, kalau di Mandja, 'kak Igun ini list nama-nama influencer yang kuta undang. Si A budget-nya Rp 15 juta'. Gak usah lo undang, najis gue undang mereka. Gak usah lo undang'. Undang yang mereka mau, kalau engga, gak usah. Gue gitu," ungkapnya.
Di sisi lain, Igun menyadari kalau tindakan seperti itu telah jadi kebiasaan yang dianggap lazim. Tetapi, dia sendiri masih enggan menerapkan hal serupa. Lain halnya bila publik figur tersebut memang diundang untuk bekerja. Maka, Igun juga akan bersikap profesional dengan memberikan bayaran.
"Sekarang trennya memang begitu. Jadi gue tetap keukeuh (konsisten) karena gua orang baheula kala, jadi gue gak rela lo datang ke tempat gue, terus gue bayar gitu. Kecuali memang lo bekerja, si A jadi model, ada berapa look. Lu kerja ntar posting. Tapi kalau untuk attending gua harus bayar, gue gak mau," tegasnya.
Berita Terkait
-
Jadi Desainer Sukses, Ternyata Ini Sosok Berpengaruh Dalam Karir Ivan Gunawan di Industri Fesyen
-
Gaun Adiba Khanza Tuai Pujian, Ivan Gunawan Pernah Bikin Busana Pernikahan 'Kilat' Buat Lesti Kejora
-
Gaun Buatanya Untuk Adiba Khanza Tuai Pujian, Ternyata Ivan Gunawan 'Cuma' Dibayar Segini Saat Awal Jadi Desainer
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel