Suara.com - Penampilan pemain keturunan, Radja Nainggolan, di Bhayangkara FC tak lepas dari sorotan publik. Salah satu alasannya karena besarnya uang yang digelontorkan untuk meminang eks AS Roma tersebut, yakni sampai Rp5 miliar lebih untuk setengah musim.
Perkara nilai transfer Radja Nainggolan ini pernah disampaikan sendiri oleh COO Bhayangkara FC, Sumardji, pada Senin (4/12/2023).
“Kurang lebih dalam setengah musim itu lima koma sekian miliar,” beber Sumardji.
Bila dikalkulasikan lebih jauh, Radja Nainggolan bisa menerima gaji hingga Rp83,3 juta setiap bulannya, atau setara dengan Rp27,7 juta per hari.
Tentu ini bukan angka yang bisa dipandang sebelah mata, meski tampaknya sebanding dengan prestasi yang pernah diraihnya sepanjang berkarier sebagai atlet sepak bola profesional.
Namun, besarnya nilai kontrak Radja Nainggolan menimbulkan pertanyaan lanjutan di benak publik, termasuk tentang dari mana saja sumber dana Bhayangkara FC hingga tak ragu menggelontorkan duit jutaan Rupiah per hari demi pemain yang hanya dikontrak selama setengah musim.
Ladang uang untuk operasional Bhayangkara FC ternyata tak lepas dari sponsor utama klub sepak bola tersebut, yakni BNI. Menurut Sumardji, BNI sebagai sponsor utama sudah menyepakati nominal untuk membawa pulang pemain berusia 35 tahun tersebut.
“Menghadirkan Radja Nainggolan ini kaitannya erat dengan sponsor yang membiayai atau sponsori BFC. Jadi berkaitan dengan perekrutan Radja,” kata Sumardji, dikutip pada Selasa (19/12/2023).
“Kami sudah mengomunikasikan dengan sponsor BNI, sehingga nilai yang kami sepakati itu boleh dikatakan cukup besar, kurang lebih dalam setengah musim itu 5 koma sekian miliar. Tentu angka itu angka kesepakatan kami dengan sponsor BFC,” lanjutnya.
Baca Juga: Marco Materazzi Puji Kualitas Radja Nainggolan, Soroti Keputusan Ke Liga Indonesia
Bhayangkara FC diketahui menggandeng sejumlah sponsor besar sebagai sumber dana mereka, di antaranya adalah bank sampai produsen makanan. Bank di sini tampaknya adalah BNI yang disebut-sebut sebagai sponsor utama Bhayangkara FC.
Bhayangkara FC atau Bhayangkara Presisi Indonesia Football Club adalah tim sepak bola profesional yang dimiliki oleh Polri.
Klub yang dijuluki The Guardians ini diketahui bermarkas di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat dan merupakan badan usaha milik Korlantas Polri.
Berita Terkait
-
Marco Materazzi Puji Kualitas Radja Nainggolan, Soroti Keputusan Ke Liga Indonesia
-
Radja Nainggolan Debut bersama Bhayangkara FC di BRI Liga 1, Begini Komentar Media Belgia
-
Radja Nainggolan Bela Bhayangkara FC, Marco Materazzi Kasih Pesan Ini
-
Radja Nainggolan Bela Bhayangkara FC, Marco Materazzi Anggap Sepak Bola Indonesia Naik Kelas
-
Menilik Performa Radja Nainggolan dalam Debutnya Bersama Bhayangkara FC di BRI Liga 1
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan