Secara keseluruhan, bodi XHD Prime yang diproduksi oleh Laksana termasuk dalam kategori bus dek tinggi (high deck) dengan tinggi bus sekitar 3,89 meter. Bodi bus ini dapat mengakomodasi berbagai konfigurasi kursi, baik itu 2-2 (47 kursi) maupun 2-3 (59 kursi). Selain itu, bodi XHD Prime juga dapat digunakan pada bus triple axle.
Bodi bus Laksana Legacy SR2 S Series XHD Prime tersebut kemudian dipasangkan dengan sasis buatan Hino. Mas Wahid menyampaikan, "Menggunakan RK8 R 260." Secara spesifikasi, sasis Hino R260 memiliki kapasitas 7.684 cc, 6 silinder, 4 tak, turbocharger, intercooler, dengan profil diameter x langkah 112 mm x 130 mm. Mesin ini mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 260 PS pada 2.500 rpm dan torsi puncak sebesar 745 Nm pada 1.500 rpm.
Bus dengan total bobot 14.200 kg ini menggunakan mesin di bagian belakang dengan sistem transmisi manual. Suspensi bus ini menggunakan Rigid Axle dengan Pegas Daun Semi Elliptic & Rigid Axle dengan Pegas Daun Tapper.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Korban Pencurian di Bus Rosalia Indah Bertambah, Macbook Pro dan Speaker JBL Raib Ditukar Keramik
-
Profil Yustinus Soeroso: Anak Petani Pendiri Rosalia Indah, Dulu Cuma Kondektur Bus
-
31 Kasus Pencurian di Bus Rosalia Indah: Modus Ganti Barang Pakai Buku Tebal dan Keramik
-
Barang Penumpang PO Rosalia Indah Hilang Dicuri, Ternyata Ini Sosok di Baliknya
-
Profil Widino Arnoldy, Traveler yang Kemalingan Ipad di Bus Rosalia Indah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing