Suara.com - PSSI akan kembali mendatangkan pesepak bola berkebangsaan Belanda ke Tanah Air. Adalah Thom Haye, gelandang tengah dari klub SC Heerenveen yang sedang menjalani proses naturalisasi.
Mengutip dari laman PSSI pada Selasa (2/1/2023), proses naturalisasi pesepak bola kelahiran 9 Februari 1995 itu baru selesai sebelum bulan Maret mendatang.
Akan segera memperkuat Timnas Indonesia, Thom Haye memiliki pengalaman sangat mumpuni. Ia pernah bermain di beberapa klub sepak bola asal Belanda hingga Italia.
Saat ini, harga pasaran pesepak bola bernama lengkap Thom Jan Marinus Haye itu mencapai Rp52,14 miliar. Nilai ini sudah naik drastis dibanding awal dirinya bergabung ke klub pertamanya, AZ Alkmaar.
Pada 2012, saat berada di AZ Alkmaar, nilai transfer Thom Haye baru tembus di angka Rp1,74 milar. Nilai ini terus naik seiring dengan bertambahnya tahun hingga kini digadang bakal memperkuat Pasukan Garuda.
Karier Thom Haye
Thom Haye diketahui sempat bermain di beberapa klub asal Belanda dan Italia. Pada 2012, pesepak bola berusia 28 tahun itu berada di klub AZ Alkmaar.
Kurang lebih 4 tahun di AZ Alkmaar, Thom Haye pindah ke klub Willem II Tilburg. Di sini, harga pasarannya naik hingga Rp13,91 miliar.
Lebih lanjut, pada 2019 Thom Haye memilih berlabuh ke klub sepak bola asal Italia bernama US Lecce. Namun, tak lama ia kembali bermigrasi ke klub Belanda, ADO Den Haag.
Baca Juga: Boyong 34 Pemain ke Jakarta, Indra Sjafri: Ada Sistem Promosi-Degradasi
Pada 2020, Thom Haye alih menjadi skuad di NAC Breda. Ia bertahan selama kurang lebih 2 tahun dan pindah ke SC Heerenveen. Saat itu, value market-nya berada di angka Rp22,60 miliar.
Biodata Thom Haye
Nama lengkap: Thom Jan Marinus Haye
Nama panggilan: Thom Haye
Tempat, tanggal lahir: Amsterdam, 9 Februari 1995
Usia: 28 tahun
Kewarganegaraan: Belanda
Posisi: Gelandang Bertahan
Berita Terkait
-
Tidak Ada Alasan Khusus Shin Tae-yong Pilih Libya sebagai Lawan Uji Coba
-
3 Kiper Calon Naturalisasi Timnas Indonesia, Maarten Paes Paling Ideal?
-
Boyong 34 Pemain ke Jakarta, Indra Sjafri: Ada Sistem Promosi-Degradasi
-
Pelatih SC Heerenveen Soroti Keputusan Thom Haye Pilih Timnas Indonesia: Sangat Berani
-
Berapa Harga Pasaran Maarten Paes? Digadang Jadi Kiper Naturalisasi Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Saat Penerbangan Terganggu, Bus AKAP Jadi Solusi Penyelamat Perjalanan
-
Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883
-
Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak
-
Asing Lepas BBCA hingga ASII, Ini Daftar Saham IHSG Rekomendasi Analis
-
Anak Krakatau Masih Level Siaga, BNPB Periksa Jalur Evakuasi hingga Sirene Tsunami Banten
-
Minyak Brent Tembus 101,84 Dolar AS per Barel akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah
-
Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
-
Prabowo Puji Demokrat Saat Jadi Oposisi: Tidak Caci Maki dan Bakar-bakar
-
Harga Minyak Tembus 100 Dolar per Barel! AS Siap Hancurkan Seluruh Kapal Tanker Iran
-
OJK Setujui Gadai Elektronik Jakarta Perluas Wilayah Usaha ke Nasional