Suara.com - Baru-baru viral sebuah video di media sosial yang menampilkan seorang karyawan apotek menggelapkan uang sebesar Rp500 ribu perhari.
Melalui unggahan akun Instagram @rumpii_asiik, tampak seorang wanita paruh baya sedang menggeledah tas yang dicurigai sebagai pelaku.
“500k demi 500k lama-lama jadi iPhone Mobil tanah,” tulis caption akun tersebut.
Pelaku yang melihat tasnya digeledah oleh pemilik apotek hanya bisa pasrah dan diam. Sembari menggeledah, pemilik apotek juga memarahi karyawannya.
Unggahan tersebut juga menampilkan beberapa bukti berupa segepok uang yang diduga hasil penggelapan.
Bukan main, dari hasil penggelapan dana tersebut, pelaku bisa membeli barang-barang mewah seperti iPhone, mobil, bahkan tanah.
Ditampilkan juga potret sang pelaku yang sedang berdiri di samping mobil barunya yang bermerek Toyota.
Tak hanya itu, ditemui juga secarik kertas yang berisi catatan sang pelaku mengenai target yang ia gelapkan dananya setiap hari.
Alhasil, unggahan tersebut mendapat beragam reaksi dari warganet. Tak sedikit yang berkomentar negatif atas apa yang dilakukan oleh pelaku.
“500 ribu perbulan masih ga kentara lah, mbak,” Ucap salah seorang warganet.
Selain itu, ada juga yang menganggap jika wajah pelaku terlihat seperti orang baik, tapi justru melakukan perbuatan tercela.
“Padahal mukanya kaya org baik,” komentar netizen.
Bahkan, ada pula warganet yang berbagi pengalaman ketika bekerja sebagai penjaga di apotek.
“Dulu pernah kerja di apotek kalo lagi tuker jaga sama kasir yg ada gue nombok mulu lhaaa ini bisa sampe beli tanah sama mobil apa gak hebat onoh,” ungkap netizen.
Tak hanya itu, ada beberapa warganet juga menceritakan pengelaman yang sama dengan korban, yakni ditipu oleh karyawan atau pembantunya sendiri.
Berita Terkait
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim