Suara.com - Gibran Rakabuming Raka kerap mengenakan produk lokal dari UMKM selama masa-masa jelang Pilpres 2024. Misalnya saja mengenakan sepatu Aerostreet seharga Rp150 ribuan hingga jam tangan berbahan kayu produk UMKM Solo di debat cawapres.
Namun istrinya, Selvi Ananda, sepertinya menerapkan gaya hidup yang berbeda selama menemani Gibran berkampanye. Pasalnya Selvi sudah beberapa kali terciduk mengenakan atau membawa barang-barang branded yang tentu dibanderol dengan harga selangit.
Salah satunya ketika Selvi menemani Gibran berkampanye di Pantai Mertasari, Sanur, Bali. Pantai ini merupakan pantai pasir putih yang terletak di sisi Timur Kota Denpasar.
Dalam kesempatan tersebut, Selvi dan Gibran sempat melakukan sejumlah aktivitas di samping berkampanye dan berinteraksi dengan masyarakat. Termasuk dengan membuat jamu hingga makan bersama di pinggir pantai.
Selayaknya kampanye di kesempatan lain, Gibran dan Selvi juga mengenakan pakaian dengan nuansa warna biru. Eks Putri Solo itu terlihat cantik dengan kaos putih dan outer dengan corak biru. Selvi terlihat hanya menggerai rambutnya yang panjang sebahu, lalu melengkapi penampilannya dengan sepasang kacamata cantik bergagang putih dan berlensa merah-oranye.
Penampilannya yang menawan ini pun mendapat pujian dari publik hingga membuat pemilik akun TikTok @danilabknriyadi memberanikan diri menanyakan resep agar selalu terlihat cantik seperti Selvi.
Ibunda Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah itu cuma tersenyum malu. “Apa adanya aja,” jawab Selvi, dikutip pada Selasa (30/1/2024).
Di unggahan itulah terlihat jelas kacamata yang dikenakan oleh Selvi. Wanita cantik yang baru genap berusia 35 tahun itu diduga mengenakan kacamata dari brand mewah asal Italia, Dolce & Gabbana.
“Dolce & Gabbana DG6189U Sunglasses in White,” seperti itulah nama produk yang diduga dikenakan oleh Selvi selama mendampingi Gibran berkampanye.
Baca Juga: Beda Selera dengan Selvi Ananda, Gibran Rakabuming Tampil Melokal dari Atas sampai Bawah
Dikutip dari beberapa situs, kacamata dengan desain cantik ini dibanderol dengan harga jutaan Rupiah. Misalnya saja menurut Myer, kacamata dari Dolce & Gabbana ini dijual seharga 404 Dollar Australia atau setara dengan Rp4,2 juta.
Sedangkan menurut situs Eye-OO, kacamata ini dibanderol dengan harga 250 Euro atau setara dengan Rp4,27 juta. Di situs Looker Online, produk ini dijual dengan harga 169 Poundsterling Inggris atau setara Rp3,38 juta, sementara di smartbuyglasses.co.id harganya adalah Rp3,64 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana