Mahfud MD mundur dari jabatannya sebagai Menko Polhukam dua pekan sebelum Pilpres 2024. Tak hanya itu, Mahfud MD turut memberhentikan empat staf khusus karena akan mengikuti dirinya.
Mahfud menyebut pengangkatan dan pemberhentian staf khusus merupakan kewenangan Menko Polhukam. Ia mengatakan sudah meminta agar surat pemberhentian empat staf khususnya itu dibuat sebelum dirinya resmi mundur dari jabatannya.
Salah satu mantan staf khusus Mahfud MD, Rizal Mustari menyebut total ada empat orang yang mundur, termasuk ia sendiri.
Adapun empat orang yang mundur bersama Mahfud, antara lain Rizal Mustary selaku Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi, Budi Kuncoro selaku Staf Khusus Menko Bidang Kerjasama Lembaga, Imam Marsudi selaku Staf Khusus Menko Bidang Sosial Budaya, dan Erwin Moeslimin Staf Khusus Menko Bidang Hukum dan Politik.
Lantas, seperti apakah profil 4 stafsus menkopolhukam yang ikut mundur bersama Mahfud MD? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Rizal Mustary
Rizal Mustary menjabat sebagai Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi. Dari segi pendidikan, Rizal Mustary merupakan lulusan sarjana di Universitas Islam Indonesia (UII) mengambil jurusan Manajemen (1990-1994).
Setelah itu, ia kemudian melanjutkan pendidikannya untuk mengambil gelar magister di Universitas Indonesia dengan mengambil jurusan Komunikasi dan Media.
Sebelum bekerja sebagai stafsus Mahfud MD, Rizal Mustari sempat mengabdi di beberapa perusahaan, seperti PT Garam sebagai Komisi Independen, Content Creative Indonesia sebagai Director of Content Development, Gulf Allied Digital Media sebagai Content Strategy Advisor, hingga di Pemprov Bengkulu sebagai Media and Communication Expert.
Baca Juga: Megawati Soekarnoputri: Mereka Lakukan Intimidasi Karena Sudah Takut Kalah!
Profil Budi Kuncoro
Budi Kuncoro sebelumnya ia menempati posisi sebagai Staf Khusus Menko Bidang Sosial Budaya. Melansir dari akun LinkedIn-nya, Budi Kuncoro merupakan lulusan IKIP Negeri Yogyakarta atau yang sekarang bernama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di luar negeri untuk mengambil program magister di University of Wisconsin-Madison.
Sebelum bekerja di pemerintahan, Budi Kuncoro sudah lebih dulu berkarier di beberapa perusahaan. Sebagian besar kareirnya ada di bidang pendidikan.
Profil Imam Marsudi
Berbeda dengan staf khusus lainnya, profil Imam Marsudi menjadi salah satu yang paling susah ditemukan. Namun, diketahui ia sebelumnya menempati jabatan sebagai Staf Khusus Menko Bidang Sosial Budaya. Tak hanya itu, ia juga sebagai Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Berita Terkait
-
Megawati Soekarnoputri: Mereka Lakukan Intimidasi Karena Sudah Takut Kalah!
-
Instruksi Megawati Soekarnoputri Pada Pendukung GAMA: Jangan Takut Diintimidasi, Lawan!
-
Mahfud MD Bersama Megawati dan Para Ketum Pengusung Acungkan Salam Metal Sapa Pendukung di GBK
-
Hadiri Kampanye di GBK, Ganjar Pranowo dan Pendukung Iring-Iringan Bermotor
-
Ahok Punya 23 Aset Tanah dan Bangunan Senilai Rp43 Miliar, Melonjak Drastis Dibanding Saat Jabat Gubernur
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard