Suara.com - Bagi generasi tahun 90-an, mungkin cukup familiar dengan Sanggar Liza, pionir dalam bidang tata rias dan tata busana tradisional, yang telah berdiri sejak tahun 1978. Sebagai salon kecantikan wajah dan rambut, Sanggar Liza telah tumbuh dan berkembang menjadi pusat kecantikan dan layanan pernikahan terkemuka di Indonesia.
Setelah beberapa dekade berdiri, mereka kini merayakan merayakan momen penting dengan peluncuran nama baru, House of Liza, sebagai langkah strategis untuk merefleksikan komitmen yang lebih besar terhadap pernikahan dan keindahan tradisional.
Dengan fokus pada Tata Rias, Tata Busana Tradisional, Photography, Upacara Adat, dan layanan lainnya, Sanggar Liza telah sukses mencapai visinya sebagai perusahaan One Stop Wedding Service. Pergantian nama menjadi House of Liza tidak sekadar perubahan identitas, tetapi juga mencerminkan semangat rumah besar yang memelihara dan menghormati tradisi.
Mereka ingin menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pernikahan impian setiap pasangan dengan sentuhan keindahan dan keotentikan nilai-nilai tradisional.
Selain nama baru, logo baru, tempat tata rias dan tata busana tradisional ini juga dirancang dengan mempertahankan elemen-elemen yang mencakup nilai-nilai tradisional dari nama sebelumnya.
Simbol-simbol pernikahan yang elegan dan tampilan yang lebih minimalis menciptakan identitas visual yang modern, sekaligus memancarkan keanggunan tradisional yang menjadi ciri khas mereka.
"Dalam perjalanan panjang ini kami akan terus bertekad mempertahankan eksistensi pernikahan tradisional di tengah era modernisasi. Ini merupakan sebuah langkah baru kami dalam memberikan pengalaman pernikahan yang menggabungkan keindahan masa lalu dengan nuansa kemajuan masa kini," kata CEO dan Founder Liza Group, Liza Zakaria,
“Dengan branding barunya, kami dengan bangga mempersembahkan layanan terbaiknya untuk memenuhi kebutuhan pernikahan tradisional dan modern masyarakat Indonesia. Semua keterlibatan dan dukungan dari masyarakat serta para mitra kami selama ini sangat dihargai dan menjadi pendorong utama dalam setiap langkah transformasi ini,” tutup Liza.
Baca Juga: STAY Beauty Clinic Luncurkan Cell Regen, Treatment Anti Aging Terbaru
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara