Suara.com - Nikita Willy saat ini menjadi artis yang dikenal dengan gaya parentingnya. Pasalnya, Nikita Willy menjadi salah satu artis yang mengurus anak tanpa bantuan baby sitter. Selain itu, meski menjadi seorang ibu dan mengurus anak sendiri, Nikita Willy juga masih memiliki waktu luang untuk dirinya sendiri. Hal ini yang membuatnya menjadi ibu idaman bagi para perempuan lainnya.
Meski demikian, rupanya sebelum memutuskan memiliki anak, Nikita Willy rupanya sempat alami ketakutan. Istri Indra Priawan ini mengaku, sempat merasa takut tidak memiliki waktu bersenang-senang untuk dirinya sendiri. Hal ini karena Nikita Willy menilai kalau dirinya hanya akan berfokus untuk mengurus anaknya.
“Sebelum aku punya anak, aku takut waktu aku untuk diri sendiri itu nggak ada, waktu aku untuk happy-happy itu udah habis untuk ngurusin anak,” ungkap Nikita Willy dalam konferensi persn Baby HUKI, Rabu (7/2/2023).
Bukan hanya itu, Nikita Willy sempat sret membagi waktu untuk anak-anaknya dan sendiri. Namun, rasa ketakutannya itu dapat diatasi oleh pembagian waktu yang diterapkan. Ketika memiliki anak, Nikita Willy mengatur jadwal rutin Baby Issa mulai dari makan, tidur dan lain-lain. Rupanya, hal tersebut sangat membantu dan mempermudah dirinya untuk memiliki waktu luang.
“Jadi kuncinya satu menciptakan rutinitas yang konsisten. Jadi itu sangat baik untuk anak melatih mandiri dan juga lebih gampang. Kita juga bisa tahu apa yang akan dilakukan ke depannya dengan rutinitas yang dilakukan,” kata Nikita Willy.
Hal ini juga membuat Nikita Willy merasa lebih banyak waktu luang untuk dirinya sendiri. Rutinitas yang dijalankan membuat Nikita Willy memiliki waktu-waktu tertentu untuk melakukan hal-hal yang membahagiakan dirinya.
“Waktu belum tahu jadwal itu aku sempat stress. Tapi saat sudah tahu rutinitas dan konsistensi itu aku merasa kehidupan aku jauh lebih mudah dan di sela-sela saat suami dan anak belum bangun aku suka me time yang itu aku jalan di treadmill sama mandi air dingin itu jadi kayak seger banget,” sambungnya.
Bukan cuma rutinitas yang dijalankan, Nikita Willy juga menyarankan adanya dukungan dari suami dan anggota keluarga lainnya. Nikita Willy menjelaskan, dukungan itu akan membuat perasaan para ibu menjadi lebih baik.
“Membagi waktu dan support system suami dan anggota keluarga lainnya juga sangat diandalkan banget jadi jangan pernah takut atau malu untuk meminta bantuan apalagi sama orang-orang yang kita percayakan,” pungkasnya.
Baca Juga: Masih Syok Ibunya Meninggal, Bella Shofie: Mama Nggak Ada Sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Promo Superindo Terbaru 24 Maret: Susu, Frozen Food, dan Aneka Isi Kulkas Diskon hingga 35 Persen
-
5 Minuman untuk Menurunkan Kolesterol Secara Alami Setelah Lebaran
-
4 Zodiak Paling Berkilau dan Banjir Rezeki di 24 Maret 2026
-
Terpopuler: 7 Promo Sepatu Adidas Murah hingga Tinted Sunscreen Terbaik
-
Ramalan Shio Hari Ini 24 Maret 2026: Babi hingga Ayam Dihujani Keberuntungan
-
8 Makanan yang Menurunkan Kolesterol dengan Mudah usai Lebaran
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?