Suara.com - Terdapat beberapa legenda yang terkait dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Salah satunya adalah legenda tentang mengapa perayaan Tahun Baru Imlek dirayakan, yang berasal dari cerita tentang monster bernama Nian.
Lantas, seperti apa cerita monster bernama Nian itu? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir dari chinahighlights.
Nian adalah monster dengan kepala panjang dan tanduk tajam yang hanya muncul pada malam tahun baru untuk memangsa manusia dan ternak di desa-desa.
Orang-orang hidup dalam ketakutan terhadap Nian, sampai seorang lelaki tua datang dan berhasil menakut-nakuti monster tersebut dengan kertas merah, bunyi retakan bambu, lilin yang dinyalakan, dan pakaian berwarna merah.
Tradisi ini diperintahkan oleh lelaki tua tersebut dan terus berlanjut hingga sekarang. Selain itu, ada legenda tentang mengapa diberikan amplop merah selama perayaan Tahun Baru Imlek.
Menurut legenda, ada iblis bernama Sui yang menakuti anak-anak pada malam tahun baru. Orang tua akan memberikan amplop merah berisi uang kepada anak-anak mereka untuk menjaga mereka dari iblis tersebut. Uang tersebut dibungkus dengan kertas merah, dan ketika iblis mencoba menyentuh anak, uang tersebut memancarkan cahaya dan menakuti iblis itu. Sejak saat itu, pemberian amplop merah menjadi tradisi yang bertujuan menjaga keselamatan anak-anak dan membawa keberuntungan.
Legenda lainnya adalah tentang mengapa kuplet musim semi ditempel selama perayaan Tahun Baru Imlek. Asal usulnya berasal dari tradisi menggantungkan taofu di pintu pada 1.000 tahun yang lalu.
Dipercaya bahwa dengan menggantungkan kertas merah yang melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan di pintu, dapat menakuti makhluk jahat dan membawa keberuntungan. Sejak itu, menempelkan kuplet musim semi telah menjadi kebiasaan untuk menyambut tahun baru dan mengungkapkan harapan terbaik.
Baca Juga: 8 Fakta Menarik Mengenai Angpao Saat Imlek, Orang Dewasa Juga Boleh Terima?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF