Suara.com - Kampanye Akbar di JIS (Jakarta International Stadium) netizen sekaligus pendukung Paslon 1 dibuat salah fokus karena Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) punya suara fals alias jelek saat bernyanyi.
Berdasarkan video singkat yang dibagikan akun twitter @telegramnow, Sabtu (10/2/2024) tampak Cak Imin asik mengajak pendukungnya bernyanyi yang membuat netizen menganggapnya sebagai keadaan darurat.
"Gawat Cak Imin Nyanyi," unggah akun tersebut.
Melihat aksi Cawapres nomor urut 1 ini membuat banyak netizen yang tidak menyangka, karena sebelumnya sempat heboh larangan Anies Baswedan karena punya suara fals tapi merasa 'kecolongan' karena Cak Imin ikut bernyanyi tapi punya suara yang lebih baik dari pasangan politiknya.
"Sibuk larang Abah (Anies Baswedan) eh Cak Imin nggak kalah jelek suaranya ternyata," komentar @CarloErba664701.
"Pak Anies terlihat menahan diri banget buat nyanyi," sahut @pengamatcilik.
"Salah nih kemaren nyuruh Cak Imin buat ngamanin mic Abah, ternyata malah dia yang nyanyi," timpal @Rizki Azwar.
Netizen larang Anies Baswedan bernyanyi
Perlu diketahui, beberapa waktu lalu Anies Baswedan sempat tampil di ajang bernyanyi televisi swasta namun banyak pendukungnya yang meminta calon presiden 2024 itu tidak bernyanyi dan pilih fokus menjadi presiden Indonesia.
Baca Juga: Merinding! Kadatangan Anies di JIS Disambut Gemuruh Seruan 'Presiden'
Bahkan tidak sedikit yang menyandingkan suara Anies Baswedan itu dengan suara Giant, salah satu karakter dalam serial Doraemon yang hobi bernyanyi tapi suara membuat banyak orang meringis.
"Kita usahakan posisi presiden itu ya pak. Biar bapak sibuk perubahan dan gak nyanyi lagi," ungkap @thelandbe4time.
Tidak hanya itu, banyak juga netizen yang mengatakan Anies Baswedan lebih cocok berpidato alih-alih bernyanyi. Bahkan ada juga mengancam Anies dengan istilah unik seperti bungkam Anies hingga rencana menculik bapak 4 anak itu jika kekeuh bernyanyi.
"Abah tolong stop nyanyi, suara kacau nggak cocok sama sekali, bukan keahlian Abah di dunia tarik suara. Lebih baik Abah pidato di Istana negara, saya tunggu Abah. Kalau masih ngeyel nanti bisa diculik ke Rengasdengklok Karawang," komentar @Avocado2Juice.
Uniknya candaan netizen ini sampai menyandingkan suara fals merupakan salah satu kesamaan antara Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Jangan sampai ini koalisi yang dimaksud. Akhirnya kita ketemu persamaan Anies dan Ahok, sama-sama nggak bisa nyanyi," komentar @shallypristine.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional