Suara.com - Bivitri Susanti jadi salah satu dari tiga pakar hukum tata negara yang terlibat di film dokumenter Dirty Vote. Film garapan Dandhy Laksono itu mengungkap sejumlah kecurangan yang terjadi selama proses pemilu pilpres 2024. Di akhir film, ketiga pakar mengatakan ucapan penutupnya masing-masing.
Ucapan penutup dari Bivitri menjadi salah satu yang turut viral dari film Dirty Vote tersebut. Salah satunya dibagikan oleh akun @BosPurwa di platform X. Dalam penuturannya, Bivitri mengkritik para pihak dituding lakukan kecurangan selama pemilu 2024.
"THE BEST QUOTES "..untuk menyusun dan menjalankan skenario KOTOR seperti ini tidak perlu kepintaran atau kecerdasan, yang diperlukan cuma dua, MENTAL CULAS dan TAHAN MALU." Dirty Vote - Bivitri Susanti," tulis akun tersebut, dikutip Senin (12/2/2024).
Cuitan tersebut jadi salah satu yang viral dengan telah dilihat hampir 250 ribu kali dalam waktu kurang dari sehari. Warganet yang merespon cuitan tersebut ikut setuju dengan klaim @BosPurwa yang menganggap ucapan penutup Bivitri jadi yang terbaik.
"Sebenernya praktek begini emang banyak yang bisa cuman kadar tahan malu sama culas masing2 orang berbeda. Level CULAS dan TAHAN MALUNYA udh diatas rata2 manusia normal spy praktek begini bisa terlaksana dan sukses," komentar akun @Riefxxxxx.
"Sangat rekomendasi buat kalian nonton film ini, mungkin beberapa bakal bosen nonton mereka karena isinya full data, tapi perlu kalian tau kalo semua isi dari film sedang terjadi di kehidupan kita sekarang ini, di jam ini, di menit ini, dan detik ini," kata warganet @MRezxxxxx.
"Straight to the point.... mengerikan, sangat mengerikan," kata @Andixxxxx.
Lantas apa sebenarnya makna mental culas yang dikatakan oleh Bivitri?
Dilihat dari situs Kamus Bebas Bahasa Indonesia (KBBI), kata mental diartikan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan batin dan watak manusia. Sehingga kata itu bukan bersifat badan atau tenaga. Kata cukas juga tercatat di KBBI yang diartikan sebagai curang, tidak jujur, dan tidak tidak lurus hati. Drngan begitu mental culas dapat diartikan juga sebagai watak manusia yang tidak jujur atau curang.
Baca Juga: Mengenal Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari, Trio Pakar dalam Dirty Vote
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI