Suara.com - Ayu Ting Ting akhirnya buka suara terkait pertunangannya dengan Lettu Muhammad Fardana, dari sisi usia hingga panggilan sayang kepada calon suaminya. Kira-kira apa ya?
Dalam kanal YouTube Brownies, dilihat suara.com, Rabu (14/2/2024) Ayu Ting Ting memberikan klarifikasi terkait pertunangannya yang dilakukan secara diam-diam, dengan alasan privasi lantaran acara tersebut baru sekedar pertunangan.
"Jadi kita emang sepakat dari kedua belah pihak dari keluarga inti aja. Karena kita sengaja kan, ini privasi juga biar sakral juga. Kita memang sengaja buat keluarga inti aja, toh kalau sudah waktunya (bakal dibuka)," kata Ayu kepada Ruben Onsu.
Tidak hanya itu, saat ditanya tentang panggilan sayang kepada calon suaminya, pelantun Alamat Palsu itu malu-malu mengatakan ia memanggil Lettu Muhammad Fardana dengan sapaan 'Sayang'.
Bahkan tidak jarang saat membahas calon ayah Bilqis Khumaira Razak itu, blak-blakan Ayu memanggilnya dengan nama Mas Dana. Menariknya, ternyata perempuan berusia 31 tahun itu mengakui jika Lettu Muhammad Fardana berusia lebih muda darinya alias brondong.
"Memang usianya di bawah aku, tapi nggak terlalu jauhlah cuma beda beberapa bulan saja," jelas Ayu Ting Ting.
Sementara itu, apa yang dialami Ayu Ting Ting membuat publik penasaran bagaimana cara menjalin hubungan asmara agar langgeng dengan pasangan yang lebih muda, perhatikan beberapa tips berikut:
1. Terbuka dan jujur
Jaga komunikasi yang terbuka dan jujur antara Anda dan pasangan. Diskusikan harapan, impian, dan kekhawatiran Anda secara terbuka tanpa takut dihakimi.
Baca Juga: Ayah Muhammad Fardana Sempat Tertawa Anaknya Izin Lamar Ayu Ting Ting: Ayu yang Mana?
2. Bersikap fleksibel
Tunjukkan fleksibilitas dalam memahami perbedaan usia dan tahapan kehidupan Anda. Terbuka terhadap pengalaman dan perspektif baru yang dibawa oleh pasangan yang lebih muda.
3. Respek dan penghargaan
Berikan penghargaan pada pengalaman dan pengetahuan pasangan yang lebih muda, sambil juga menghargai dan menghormati perbedaan dalam pandangan dan nilai-nilai.
4. Kompromi dan kesetaraan
Berbicaralah tentang harapan dan kebutuhan masing-masing dan carilah solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Penting untuk merasa setara dalam hubungan dan saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis