Suara.com - Kisah percintaan putri Otto Cornelis Kaligis, Velove Vexia mendadak menjadi sorotan publik di tengah panasnya panggung politik usai Pilpres 2024.
Sebelum dipersunting Zakry Sulisto pada 2021, Velove Vexia diketahui pernah menjalin hubungan asmara dengan sejumlah pria. Mulai dari Raffi Ahmad, Banyu Biru, Deva Mahendra, dan Alex.
Kemudian, bintang film Hujan Bulan Juni ini juga sempat menjalin kasih dengan putra semata wayang Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo.
Berhasil menggaet hati sejumlah pria, menarik untuk dikulik mengenai latar belakang keluarga Velove Vexia, termasuk dengan sosok ayahnya yang merupakan pengacara kondang.
Berikut adalah profil ayah Velove Vexia yang hampir saja menjadi besan calon presiden 2024 tersebut. Simak ya.
Otto Cornelis Kaligis atau yang lebih dikenal dengan nama OC Kaligis merupakan salah satu pengacara kondang Tanah Air. Ia lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada 19 Juni 1942.
Istri OC Kaligis bernama Alfa Lolita. Kemudian, ia memiliki tiga orang anak bernama Eric Frisco, Velove Vexia, dan Andrew Kaligis.
Dikenal sebagai pengacara kondang, OC Kaligis merupakan alumni Jurusan Hukum di Universitas Parahyangan Bandung. Ia juga pernah menempuh Pendidikan Keterampilan Kenokatariatan di Universitas Indonesia pada 1968.
Lalu, berkuliah di Rheinisch-Westfaelische Technische Hochschule (RWTH) Aachen University Jerman pada 1972 hingga 1975 dan S3 Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran pada 2009.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan Velove Vexia: Artis Lulusan AS Pilih Hempas Anak Prabowo Subianto
Beberapa kasus besar yang pernah ditangani OC Kaligis adalah Skandal video porno mirip artis Ariel Peterpan, kasus suap wisma Atlet, kasus Pelecehan Seksual di JIS.
Kemudian kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat, kasus penyidikan Ferdy Sambo, hingga kasus suap dan gratifikasi Lukas Enembe.
Lebih lanjut, ayah Velove Vexia ini pernah tersandung dalam kasus korupsi. Pada 2015, OC Kaligis ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Medan.
Tag
Berita Terkait
-
Riwayat Pendidikan Velove Vexia: Artis Lulusan AS Pilih Hempas Anak Prabowo Subianto
-
Fakta Menarik soal Kemeja Kotak-Kotak Prabowo di Istora Senayan, Ternyata Gak Dijual Sembarangan
-
Sama-sama Kuliah di UI, Ini Beda Pendidikan Titiek Soeharto vs Megawati Soekarnoputri
-
Adu Kekayaan Anak Prabowo dan Raffi Ahmad, Senasib Dihempas Velove Vexia
-
Prabowo Subianto-Titiek Soeharto Dikabarkan Rujuk, Inikah yang Dibutuhkan Pasangan Lansia?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!