Suara.com - Istri dari mendiang Ustaz Jefri Al Buchori (Uje), Umi Pipik kini menjadi bulan-bulanan warganet lantaran pernyataannya menyikapi Pemilu 2024.
Beberapa waktu lalu, Umi Pipik sempat menyebut bahwa kemenangan sementara Prabowo dari hasil Quick Count Pemilu 2024 adalah settingan belaka. Umi Pipik mengaku dirinya mendukung capres nomor urut 1, Anies Baswedan dengan alasan memilih pemimpin sesuai kriteria yang ia sebutkan.
Hal ini membuat banyak warganet yang menghujat Umi Pipik lantaran ia dituduh memfitnah capres tersebut dengan sebutan "settingan". Warganet beramai-ramai berkomentar di kolom komentar unggahan Instagram Umi Pipik.
Menyadari sang ibu menjadi bahan hujatan warganet, putra kedua Uje Abidzar Al Ghifari pasang badan membela sang ibu. Melalui Instagramnya, Abidzar mengunggah permohonan maafnya kepada pihak pihak yang merasa dirugikan dengan pernyataan sang ibu.
"Saya mewakili keluarga meminta maaf atas apa yang telah terjadi dan sedang jadi perbincangan banyak orang. Saya sangat amat mengerti kesalahan yang dibuat memang tidak pantas untuk kami lontarkan kalimat atau fitnah itu," tulis Abidzar.
Adik dari Adiba Khanza ini pun mengaku dirinya berbeda pilihan dengan sang ibu.
"Saya sebagai pendukung dan mencoblos tim 02 ingin meminta maaf terlebih untuk pak Prabowo dan juga mas Gibran, kepada para pendukun 02, juga untuk orang orang yang tersinggung," lanjutnya.
Lalu, apa sebenarnya latar belakang pendidikan Abidzar? Simak inilah selengkapnya.
Pendidikan Abidzar Al Ghifari
Baca Juga: Iwan Fals Berduka Atas Wafatnya 71 Petugas Pemilu: Innalillahi
Nama Abidzar mulai dikenal saat sang ayah, mendiang Uje menjadi salah satu ulama selebriti yang dikenal luas oleh publik. Namun pada April 2013, ustaz kondang ini wafat karena kecelakaan motor yang dialaminya.
Saat itu, Abidzar masih duduk di bangku SD. Pasca kematian sang ayah, Abidzar melanjutkan sekolahnya di SMP Insan Cendekia Madani.
Selama duduk di bangku SMP, Abidzar mengaku keluarganya kerap mengalami perekonomian yang sulit. Hal ini dikarenakan selama bertahun-tahun, sang ayah mendiang Uje yang menjadi tulang punggung keluarga.
Oleh karena kondisi keluarganya, Abidzar lalu memilih untuk mulai terjun ke dunia entertainment saat masuk ke bangku SMA. Hal ini membuat Abidzar memilih untuk putus sekolah saat masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Ia mengaku ingin membantu perekonomian keluarganya setelah ditinggal sang ayah.
Meskipun memilih untuk meninggalkan bangku sekolah, namun karier Abi pun terbilang cemerlang. Ia pun banyak terlibat dalam proyek film dan serial web Indonesia. Ia pun berhasil membiayai sang kakak, Adiba Khanza hingga berhasil berkuliah di jurusan Fashion Design.
Pengorbanan Abi ini pun dipuji banyak warganet sebagai bentuk tanggungjawabnya kepada keluarga.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Iwan Fals Berduka Atas Wafatnya 71 Petugas Pemilu: Innalillahi
-
Ganjar Dorong Parpol Gunakan Hak Angket Di DPR, Formappi: Usaha Boleh-boleh Saja, Tapi...
-
Rela Merendah Demi Ibunya, Abidzar Al Ghifari Ingat Pesan Terakhir dari Almarhum Sang Ayah Jefri Al Buchori
-
Mertua Egy Maulana Vikri Ramai Dihujat Netizen
-
Usai Anies Keok, Politisi NasDem Unggah Potret Kebersamaan Surya Paloh dan Prabowo: 2 Sahabat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung