Suara.com - Vincent Rompies akhirnya buka suara terkait kasus perundungan alias bullying yang dilakukan putranya beserta geng sekolahnya bernama Geng Tai belum lama ini. Dalam pernyataannya, Vincent Rompies mengaku, dirinya masih berusaha untuk komunikasi dengan pihak korban.
Pembawa acara Tonight Show ini mengatakan, pihaknya juga berusaha untuk menyelesaikan masalahnya itu secara damai. Ia berharap agar masalah bullying oleh putranya dan Geng Tai itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Saya masih berusaha membuka pintu komunikasi dengan pelapor untuk biar semua ini bisa diselesaikan secara baik-baik. Saya masih berusaha membuka pintu komunikasi dengan pelapor untuk biar semua ini bisa diselesaikan secara baik-baik," ucap Vincent Rompies, seperti dikutip dari tayangan Intens Investigasi.
Pernyataan Vincent Rompies yang berharap damai tersebut lantas menuai pro dan kontra dari warganet. Menurut sebagian warganet, Vincent Rompies harusnya bisa membiarkan anaknya mendapat konsekuensi atas perbuatannya. Namun, di sisi lain, sebagian mengatakan, apa yang dilakukan Vincent Rompies adalah reaksi tepat dari orang tua.
Lalu sebenarnya apa yang harus dilakukan orang tua ketika melihat anaknya menjadi pelaku bullying?
Psikolog Klinis & Co-Founder Ohana Space, Veronica Adesla, M.Psi mengatakan, dalam hal ini, orang tua memang harus menerapkan pelajaran aksi-konsekuensi. Hal ini mengajarkan kepada anak kalau sesuatu yang dilakukannya akan ada konsekuensinya dan mereka harus bertanggung jawab.
“Menerapkan aksi - konsekuensi secara konsisten dan konsekuen juga dapat mengajarkan pada anak untuk bertanggung jawab atas keputusan, sikap dan perilaku yang dipilihnya,” ucap Veronica saat dihubungi Suara.com beberapa waktu lalu.
Meski demikian, bukan berarti orang tua lepas tanggung jawab begitu saja. Veronica mengatakan, orang tua harus tetap melakukan pendampingan kepada anak. Orang tua dapat mendampingi anak baik melakukan pemeriksaan hingga penangan psikologis jika perlu.
Di sisi lain, orang tua juga harus menjelaskan terhadap hukum, norma, dan aturan yang berlaku. Hal ini menjadi orang tua mengajarkan kepada anak terkait empati dan menghargai hak asasi manusia orang lain.
Baca Juga: Soal Kasus Pembullyan Anaknya, Vincent Rompies Berharap Keluarga Korban Mau Damai
“Peran pendampingan orang tua terhadap anak tentunya adalah dalam mendidik, mengajarkan, dan menanamkan nilai moral kepada anak, baik dalam ucapan maupun perilaku. Perihal benar dan salah, aturan, hukum, dan norma, etika dalam berelasi, menghargai dan menjunjung tinggi hak asasi manusia, menumbuhkan empati dan saling berbagi, sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain,” jelasnya.
Di sisi lain, orang tua dapat menjadikan hal ini sebagai pembelajaran. Artinya orang tua juga tetap harus memantau perkembangan dan lingkungan anak. Pasalnya, lingkungan anak memiliki peran besar yang memengaruhi sikap, pikiran, emosi, dan perilakunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci