Suara.com - Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman belakangan ini mencuri perhatian publik.
Pasalnya, setelah purna tugas dari militer, tiba-tiba ia banting setir menjadi pengusaha di bidang kuliner.
Kini Jenderal Dudung mantap membuka kedai bakso dan soto di Jalan Ibu Ganirah, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Bisnis yang ia jalani itu tak main-main. kedai yang dia beri nama Bakso dan Soto Mang Uka mempekerjakan puluhan pegawai.
Dengan bisnis ini, Dudung berharap bisa mendapatkan penghasilan tambahan setelah pensiun dari TNI.
"Di samping bertani dan berjualan, saya sekarang berbisnis kecil-kecilan, mudah-mudahan bakso ini bisa berkembang ke beberapa wilayah," ujar Dudung saat ditemui awak media di Kedai Bakso dan Soto Mang Uka, Minggu (25/2/2024).
Terjunnya Jenderal Dudung ke bisnis kuliner memantik rasa penasaran publik. Berapa sebenarnya harta kekayaannya, sehingga harus membuka kedai bakso?
Untuk mengetahuinya, simak ulasan berikut ini.
Dudung Abdurachman resmi pensiun dari TMI pada 17 November 2023. Jabatan terakhir yang iapegang adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)TNI.
Baca Juga: Mantan KSAD Dudung Sayang Penyataan Megawati: Harusnya Bilang Dong BIN juga Netral
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2023 lalu, Jenderal Dudung memiliki kekayaan mencapai Rp12.250.414.421 atau sekitar Rp12 miliar.
Lebih dari separuh dari harta kekayaannya berupa aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp7.635.000.000.
Adapun rincian aset tanah milik Dudung Abdurachman adalah sebagai berikut:
- Tanah seluas 16.820 m2 di Kabupaten Subang senilai Rp3.000.000.000
- Tanah seluas 4.570 m2 di Kabupaten Subang senilai Rp2.285.000.000
- Tanah seluas 4.302 m2 di Kabupaten Subang senilai Rp800.000.000
- Tanah seluas 1.400 m2 di Kabupaten Subang senilai Rp700.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 104 m2 di Kabupaten Magelang senilai Rp500.000.000.
- Tanah dan bagnan seluas 144m2/108m2 di Kabupaten Bandung senilai Rp350.000.000
Dudung juga memiliki harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp1.242.000.000, rinciannya adalah sebagai berikut:
- Mobil Toyota Veloz tahun 2019 senilai Rp180.000.000.
- Motor Honda PCX tahun 2020 senilai Rp32.000.000.
- Mobil Toyota Fortuner 2.4 VRZ tahun 2020 senilai Rp525.000.000
- Mobil Toyota Corolla Cross 1.8 tahun 2020 senilai Rp505.000.000
Dalam LHKPN, Dudung juga menyertakan kekayaan berupa harta bergerak lainnya senilai Rp1.026.000.000, kas dan setara kas senilai Rp2.347.414.421.
Sementara Dudung menyatakan tidak memiliki harta berupa surat berharga. Dalam LHKPN juga tercatat kalau Jenderal Dudung tidak memiliki utang.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Mantan KSAD Dudung Sayang Penyataan Megawati: Harusnya Bilang Dong BIN juga Netral
-
Profil dan Kekayaan Dudung Abdurachman, Eks KSAD Dukung Prabowo-Gibran Usai Pensiun
-
Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT Pindad, Berapa Gaji KSAD Maruli Simanjuntak?
-
Mahfud MD Sebut Ada Aparat Jadi Backing Tambang Ilegal, KSAD: Aparat yang Mana?
-
Prabowo Sudah Oke dan Bagus, Eks KSAD Dudung: Anies dan Ganjar kan Selevel Gubernur
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah