Suara.com - Puasa Ramadan tentu jadi momen spesial bagi seluruh umat Islam. Selain karena termasuk dalam ibadah wajib, tetapi juga pahala jadi berlipat ganda selama bulan suci tersebut. Karenanya umat Islam puasa di bulan Ramadan terasa berbeda dengan puasa di waktu lain. Hingga membuat umat Islam pun berusaha agar puasanya tidak batal.
Salah satu yang kerap membuat bingung terkait penyebab batalnya puasa ialah menangis. Apakah benar menangis saat waktu puasa dapat membatalkan ibadah tersebut? Yuk simak penjelasan Habib Jafar.
"Menangis itu bukan perkara yang membatalkan puasa. Kecuali Anda nangis sambil air matanya anda minum," kaya pendakwah Habib Husein Ja'far dikutip dari kanal YouTube Pemuda Tersesat, Rabu (6/3/2024).
Habib Ja'far menambahkan, sebagian ulama juga sepakat kalau menangis maupun memakai obat tetes mata ketika sedang berpuasa tidak akan membatalkan ibadah tersebut. Akan tetapi, lanjutnya, menangis justru bisa membatalkan salat apabila tangisan tersebut hanya terkait urusan duniawi.
"Batal salatnya karena putus cinta, cinta itu urusan duniawi berarti. Kecuali Anda cinta karena Allah, seperti kisah Abu Bakar diceritakan oleh Imam Nawawi, Syaidina Abu Bakar itu, ketika Rasul sedang sakit, ditunjuk jadi imam. Nah, Syaidina Abu Bakar itu kalau baca surat sambil menangis karena merasakan kalau Rasul sudah gak lama lagi," tuturnya.
Habib Ja'far mengutip dari perkataan Syekh Hubbuddin Qalyubidan Syekh Humairah yang menulis pada satu buku bahwa apabila menangis untuk urusan duniawi akan membatalkan salat kalau sampai keluar dua huruf hijaiyah. Hal tersebut juga disetujui oleh sebagian ulama Imam Syafi'i.
"Kalau nangis doang tidak keluar suara, tidak batal salatnya. Tapi ulama memang menyarankan untik tidak menangisi hal-hal yang sifatmya duniawi. Baik dalam salat maupun di luar salat, apalagi dalam salat. Justru harus tenang," pesannya.
Habib Ja'far menyarankan, bila ingin curhat dengan Allah sambil bersujud sebaiknya lakukan di luar salat. Artinya, seorang muslim diperbolehkan untuk sujud meski tidak sedang salat untuk berkeluh kesah kepada Yang Maha Pencipta. Hanya saja, memang disarankan untuk tidak sekadar curhat tentang hal-hal yang bersifat duniawi.
5 Hal Makruh yang Dianjurkan Dihindari Saat Puasa
Baca Juga: Dokter Bolehkan Anak-anak Penderita Diabetes Puasa Ramadan, Ini Syaratnya
Tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus saja, sifat dan perilaku umat Muslim juga harus dikontrol selama berpuasa di bulan Ramadan. Termasuk menghindari perilaku makruh yang bisa mengurangi pahala. Apa saja?
1. Berkumur berlebihan
Seseorang yang melakukan kumur berlebihan serta beristinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung, lalu menghirupnya dengan sekali nafas sampai ke dalam hidung yang paling ujung) adalah makruh. Biasanya, beberapa orang melakukannya saat berwudhu. Hal ini telah dijelaskan dalam sebuah hadis berikut:
“Bersungguh-sungguhlah dalam berkumur dan dalam menghirup air ke hidung, kecuali jika engkau sedang berpuasa.”
2. Mencium pasangan
Hal makruh yang juga disarankan tidak dilakukan yakni mencium pasangan. Dengan mencium pasangan dapat mengundang syahwat sehingga membuat puasa menjadi rusak. Bahkan, puasa menjadi batal jika pasangan sampai mengeluarkan air mani. Untuk itu, hal ini tidak dianjurkan sebelum waktu berbuka tiba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara