Suara.com - Perawatan laser saat ini sudah jadi tindakan lumrah di klinik kecantikan. Tapi masih jarang yang tahu cara kerja laser untuk anti penuaan atau anti aging. Memang seperti apa sih?
Penelitian yang diterbitkan di situs PubMed Central pada 2020 menyebutkan laser merupakan satu teknik peremajaan kulit atau anti penuaan menggunakan pancaran sinar. Teknik ini sudah digunakan sejak 1980. Laser juga memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda sesuai kebutuhan kulit untuk mengatasi penuaan.
Studi tersebut juga menuliskan laser ekerja dengan cara pengelupasan kulit dengan menggunakan energi panas. Lantaran jaringan kulit 'dirusak', maka tubuh akan mempercepat pemulihan yang hasilnya melahirkan sel-sel kulit yang lebih baru dan lebih baik.
Namun yang perlu diwaspadai efek sampingnya bisa menimbulkan kulit kemerahan dan iritasi. Tapi seiring perkembangan teknologi saat ini sudah bermunculan alat laser yang canggih, dengan memberikan efek nyaman di kulit dan minim efek samping bahkan tanpa rasa sakit.
Founder CC Clinic Surabaya, dr. Alice Angelina, M. Biomed (AAM) yang juga turut menyediakan layanan perawatan laser untuk kecantikan di kliniknya yang bernama PicoWay Laser, menjelaskan saat ini mayoritas pasien yang datang kepadanya mendambakan hasil perawatan yang cepat dan minim rasa sakit.
"Picolaser atau picosecond laser merupakan teknologi laser terbaru yang menggunakan panjang gelombang khusus, untuk bisa memecahkan pigmentasi di kulit dengan lebih cepat, namun dengan efek samping yang minimal. Sehingga lebih baik dari segi efekitifitas dan juga keamanan selama treatment," ujar dr. Alice melalui keterangan yang diterima suara.com, Jumat (22/3/2024).
Dokter sudah menghadirkan perawatan kecantikan kelas dunia itu juga menjelaskan pentingnya penggunaan laser yang memiliki panjang gelombang yang bervariasi, apalagi kulit orang Indonesia tidak sama dengan jenis kulit masyarakat di berbagai belahan dunia.
Panjang gelombang bervariasi kata dr. Alice akan membuat dokter lebih mudah menyesuaikan kebutuhan perawatan kulit pasien. Contohnya seperti picoway memiliki pulse duration terpendek. Kelebihan yang akan didapatkan dari pulse duration terpendek adalah mendapatkan hasil treatment yang memuaskan namun dengan resiko efek samping yang rendah dan sangat minimal down time.
"Sehingga setelah melakukan perawatan dengan laser, pasien tidak perlu khawatir dengan reaksi kemerahan berlebihan pada kulit. Selain itu dengan panjang gelombang 1064nm juga merupakan pico laser yang paling cocok untuk tipe kulit orang Indonesia yang lebih gelap," jelas dr. Alice.
Baca Juga: Dokter Oky Pratama Bersyukur Klinik Kecantikannya Menang Mcrop Award 2024
Situs American Society of Plastic Surgeons menyebutkan perawatan laser adalah tindakan non-bedah untuk memperbaiki kualitas kulit, khususnya tekstur, warna dan elastisitas kulit. Prosedur perawatan juga relatif cepat dan umumnya hanya memakan waktu kurang dari satu jam.
Meski umumnya penikmat perawatan laser kulit ini berada di rentang usia 30 tahun ke atas, namun kian kemari semakin banyak pelakunya datang dari usia yang lebih muda. Ini karena produksi kolagen dan elastin tubuh yang mempengaruhi kekencangan kulit mulai melambat sejak usia 20 tahun.
Di sisi lain, Co-Founder CC Clinic Surabaya, dr. Monica Pranoto, M. Biomed (AAM) yang juga baru merilis perawatan body contouring Cristal Pro mengatakan, laserpicoway bisa digunakan untuk masalah kulit seperti hiperpigmentasi atau melisma hingga acne scar.
"Bisa juga untuk gejala penuaan dini sampai dapat digunakan untuk menghilangkan tato secara permanen," papar dr. Monica.
Sedangkan body contouring adalah tindakan untuk membentuk tubuh seseorang dengan mengencangkan kulit. Tindakan body contouring berguna untuk menghilangkan lemak, membentuk area tubuh, dan mengencangkan kulit.
Adapun Cristal Pro salah satu alat untuk body contouring yang berasal dari Deleo, Prancis distributor PT Regenesis Indonesia, bekerja dengan cara membekukan lemak sampai pada suhu tertentu sehingga lemak dapat dikeluarkan dari tubuh dan memberikan bentuk tubuh ideal bagi pasien.
"Mesin ini juga termasuk dalam salah satu alat cryoliposis, yang dapat menghilangkan lemak pada banyak bagian tubuh seperti perut, paha, lengan, bahkan pada area kecil seperti double chin," papar dr. Monica.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!
-
Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja
-
Seperti Apa Watak Weton Jumat Kliwon? Ini Sifat dan Keistimewaannya Menurut Primbon
-
Bukan Sekadar Angka, Ini Arti Penting Masuknya BRI di Jajaran Elite Perbankan Dunia
-
Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Keluarga Terdakwa Korupsi Tuntut Kesetaraan di Depan Hukum
-
5 Sepatu Running Pria di Bawah Rp500 Ribu, Ada yang Cuma Rp100 Ribuan!
-
Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak Bisa Berujung Resistensi Publik
-
Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN, Bawa Misi Zero Tolerance Korupsi
-
Review Ghost Buzzer: Horor Keluarga yang Nyaris Punah di Indonesia
-
5 Tips Menata Pintu Utama Rumah Sesuai Feng Shui dan Meningkatkan Energi Positif