Suara.com - Sangun Ragahdo dan Yakup Hasibuan kini tengah menjadi perbincangan hangat publik. Hal ini karena dua pengacara muda berparas rupawan ini bakal berhadapan di sengketa Pilpres 2024.
Sangun Ragahdo menjadi tim kuasa hukum Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Sementara itu, Yakup Hasibuan yang tak lain adalah suami Jessica Milla menjadi kuasa hukum Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Lantas, jika latar pendidikan keduanya dibandingkan, siapa kira-kira yang lebih moncer?
Pendidikan Sangun Ragahdo
Sangun Ragahdo merupakan putra semata wayang dari pasangan Henry Yosodiningrat dan Yayuk Suseno. Sang ayah bekerja sebagai seorang pengacara. Sementara itu, ibunya adalah seorang artis senior.
Sebelum terjun di langsung di dunia hukum sebagai pengacara, Sangun Ragahdo pernah menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara. Ia lantas lanjut berkuliah S1 di Fakultas Hukum, Universitas Pelita Harapan (UPH).
Tak berhenti di situ, pengacara berwajah rupawan itu terus melanjutkan pendidikannya S2 di Erasmus Rotterdam Belanda dan berhasil pula menyabet gelar S3 bidang hukum di UPH.
Pendidikan Yakup Hasibuan
Yakup Hasibuan adalah putra satu-satunya dari pasangan Otto Hasibuan dan Norwati Damanik. Sebelum menjadi pengacara seperti sang ayah, ia pernah berkuliah S1 Ilmu Hukum di Universitas Indonesia.
Baca Juga: Beda Omongan Sri Mulyani dan Mahfud MD yang Dikaitkan Kasus Harvey Moeis, Lebih Menohok Siapa?
Yakup Hasibuan lantas mengambil sekolah tentang keuangan di Harvard Business School. Lalu, barulah ia melanjutkan kuliah S2 Ilmu Hukum di New York University School of Law. Di sana, ia mengambil konsentrasi di bidang perdagangan internasional.
Lebih lanjut, suami Jessica Milla ini juga sempat mengikuti beberapa Summer Program di kampus luar negeri. Meliputi program Kriminologi dan Hukum Internasional di summer program di University of Cambridge dan Capital Market Law di summer program Yale Law School.
Tag
Berita Terkait
-
Beda Omongan Sri Mulyani dan Mahfud MD yang Dikaitkan Kasus Harvey Moeis, Lebih Menohok Siapa?
-
Hasto Disebut Merendahkan Martabat Gibran Usai Menyamakan dengan Sopir Truk Lalai di GT Halim
-
Prabowo Subianto Ditemani Putranya Lakukan Kunjungan ke China
-
Rayakan Ulang Tahun Jan Ethes, La Lembah Manah Pakai Sepatu Seharga Motor
-
Minta PKB Tak Banyak Tingkah, Gus Ipul: Sudah Saatnya Beri Ucapan Selamat ke Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?