Suara.com - Sosok Mira Hayati belakangan ini tengah ramai menjadi perbincangan publik. Lantaran ia memamerkan penampilannya mengenakan hijab yang terbuat dari emas.
Dalam video yang beredar pengusaha skincare asal Makassar itu mengenakan penutup kepala berbentuk jaring-jaring emas.
Tentu saja penampilannya itu menuai respon yang beragam dari publik. Selain mempertanyakan jilbab yang tidak sesuai dengan fungsinya, tak sedikit pula warganet yang mencurigai kekayaan Mira Hayati yang berlimpah padahal skincarenya tak begitu populer.
Lantas siapa sih sosok Mira Hayati ini, berikut ulasannya.
Profil Mira Hayati
Mira Hayati dikenal sebagai sosok pengusaha yang sukses. Namun sebelum menjadi pengusaha, ternyata ia pernah menjadi penyanyi dangdut saat masih kelas 5 sekolah dasar.
Namun, kini ia telah mendirikan usaha skincare bernama MH Miracle Whitening Skin. Tentu saja kesuksesan usahanya itu tak diraihnya dengan mudah.
Sebelumnya, Mira pernah mencoba berbagai jenis pekerjaan, mulai dari berjualan kosmetik keliling, membuka salon, hingga jualan bensin. Sayangnya, usaha-usaha tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan.
Pada tahun 2020, Mira Hayati memutuskan untuk memulai bisnis skincare, yang ternyata menjadi langkah yang sangat sukses. Awalnya, ia hanya mampu menghasilkan omset sekitar Rp1 juta per bulan. Namun, berkat kerja keras dan dedikasinya, omset bisnisnya melonjak hingga mencapai Rp3 miliar per bulan.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Exfoliating Gel Lokal Mencerahkan Wajah, Gak Bikin Perih
Di sisi lain ia juga memiliki kehidupan pribadi yang cukup berliku-liku. Ia pernah menikah pada usia 16 tahun namun kandas. Kini ia sudah menikah lagi dan telah dikaruniai 4 orang anak.
Di samping itu, Mira Hayati adalah seorang pecinta perhiasan emas. Ia kerap memamerkan koleksi perhiasan emasnya, termasuk kalung, gelang, cincin, dan anting-anting, melalui media sosialnya. Koleksi perhiasan emasnya yang mewah sering kali menjadi pusat perhatian. Mira juga terkenal karena pernah membeli tas berlapis emas senilai Rp553 juta, yang menjadi viral di media sosial.
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Exfoliating Gel Lokal Mencerahkan Wajah, Gak Bikin Perih
-
Kini Bos Skincare, Mira Hayati Ungkap Pernah Hidup Susah Jadi Biduan Dibayar Rp200 Ribu
-
5 Koleksi Tas Mewah Mira Hayati, Bos Skincare yang Jadi Sorotan Usai Pakai Kerudung Emas
-
Mira Hayati Kaya dari Usaha Skincare, Satu Paket Basic Cuma Dibanderol Segini
-
Viral Pakai Hijab Emas, Mira Hayati Pernah Beli Mobil Ferrari Rizky Billar Rp3 Miliar Dibayar Tunai
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana