Suara.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi tampak mengunggah momen dirinya yang melakukan salat saat Hari Raya Idul Fitri, Rabu (10/4/2024). Dalam unggahannya, Jokowi tampak melakukan salat Id bersama KH Ma'ruf Amin di Masjid Istiqlal Jakarta.
“Alhamdulilah Salat Eid tadi pagi bersama Ibu Iriana, Mas Kaesang, keluarga dan rekan-rekan berlangsung khidmat. Khotbah bertema: Memperkuat Kebersamaan dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa. InshaAllah seluruh umat Islam dan unsur-unsur bangsa lainnya senantiasa selalu hidup rukun dan damai,” tulisnya dalam caption unggahannya.
Dalam unggahannya itu juga memperlihatkan Iriana Jokowi dan menantunya, Erina Gudono melakukan salat Id bersama. Namun, dari unggahan tersebut, warganet justru malah salah fokus dengan saf salat Jokowi dan keluarga itu.
Hal ini karena saf salat Jokowi dan keluarga itu sangat renggang dan tidak rapat. Padahal, menurut warganet, saf salat seharusnya lurus dan rapat sesuai anjuran Rasulullah SAW dalam hadis.
“Pak saf sholatnya,” tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
“Luruskan saf kalian dan rapatkan (H.R Bukhari 719),” sindir warganet lainnya.
Lantas bagaimana aturan hukum saf salat, apakah wajib untuk merapatkannya?
Mengutip laman Muslim, merapatkan saf salat merupakan anjuran yang diajarkan Rasulullah. Hal ini karena rapatnya shaf adalah bentuk kesempurnaan dalam shalat berjama’ah. Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Luruskan shaf-shaf kalian, karena lurusnya shaf adalah kesempurnaan shalat” (HR. Bukhari no.690, Muslim no.433).
Baca Juga: Riuh Kritik Poster Idul Fitri Jokowi Tahun Ini: Kenapa Durian Isinya Mangga?
Bukan hanya itu, ketika saf salat bengkok, ini bisa menjadi tanda hati yang berselisih. Dari Abu Mas’ud radhiallahu’anhu, ia berkata:
“Dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memegang pundak-pundak kami sebelum shalat, dan beliau bersabda: luruskan (shaf) dan jangan bengkok, sehingga hati-hati kalian nantinya akan bengkok (berselisih) pula” (HR. Muslim, no. 432).
Sementara terkait merapatkan saf salat juga disampaikan dalam hadis. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:
“Setiap orang dari kami (para sahabat), merapatkan pundak kami dengan pundak sebelahnya, dan merapatkan kaki kami dengan kaki sebelahnya” (HR. Al Bukhari no.725).
“Luruskan shaf dan luruskan pundak-pundak serta tutuplah celah. Namun berlemah-lembutlah terhadap saudaramu. Dan jangan kalian biarkan ada celah untuk setan. Barangsiapa yang menyambung shaf, Allah akan menyambungnya. Barangsiapa yang memutus shaf, Allah akan memutusnya” (HR. Abu Daud no. 666, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).
Merapatkan saf salat ini hukumnya sunah dan dianjurkan. Ketika salat berjamaah, lalu ada orang yang menghindar merapatkan salat, bisa memintanya untuk mendekat. Jika sudah salat, maka bisa mencoba mendekatkan kaki diri sendiri kepada orang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan