Suara.com - Ada mitos yang menyebutkan bahwa menikah di bulan syawal akan berakhir pada perceraian. Akan tetapi, di sisi lain menikah di bulan syawal justru sangat dianjurkan menurut Islam.
Perbedaan pandangan tersebut di atas tentunya memiliki suatu alasan. Menurut budaya Jawa, pernikahan bukanlah sesuatu yang dilakukan secara main-main melainkan sakral karena menyatukan dua keluarga besar. Oleh karenanya akan menggunakan penghitungan tertentu untuk mencari tanggal baik.
Sedangkan dalam Islam, secara umum menganggap bulan baik untuk menikah adalah bulan syawal. Mengapa demikian? Mari kita cari tahu jawabannya bersama-sama, alasan kenapa menikah di bulan Syawal sangat dianjurkan.
- Baca juga: Puasa Syawal Harus Berurutan atau Tidak?
- Baca juga: Bulan Syawal 2024 Sampai Tanggal Berapa?
Menikah di Bulan Syawal menurut Jawa
Dalam Islam, bulan syawal sangat ditunggu-tunggu karena ini merupakan bulan di mana umat Islam meraih kemenangan setelah berpuasa selama 30 hari lamanya. Orang Islam menganggap bulan syawal adalah bulan berlimpahnya rezeki.
Akan tetapi, bagaimana budaya Jawa memandang bulan syawal dan bagaimana jika bulan tersebut dijadikan pilihan untuk melangsungkan pernikahan?
Adat Jawa memiliki keyakinan terhadap bulan baik untuk mengadakan pernikahan berdasarkan pada energi positif yang dimiliki bulan baik tersebut. Energi tersebut merepresentasikan hubungan erat dalam hubungan baik di antara dua keluarga. Adapun bulan baik menurut Jawa untuk melaksanakan pernikahan adalah empat bulan berikut:
1. Bulan Dzulhijjah
Menurut Primbon Jawa, bulan dzulhijjah adalah bulan baik untuk menikah karena bulan dzulhijjah akan membawa berkah dan kemudahan dalam kehidupan rumah tangga. Primbon meyakini bulan dzulhijjah yang juga disebut sebagai bulan besar merupakan periode awal rezeki berlimpah. Oleh karenanya, menikah di bulan dzulhijjah membawa kebahagiaan dan kesuksesan bagi kedua mempelai.
2. Jumadil Akhir
Menurut adat Jawa, bulan Jumadil Akhir membawa keberuntungan dari aspek keuangan. Sehingga, ketika keuangan berlimpah, keharmonisan rumah tangga juga dapat terjaga. Uang bukan segalanya, tetapi ini dapat menciptakan ketenangan, keharmonisan, dan kedamaian dalam banyak aspek kehidupan.
Baca Juga: Bulan Syawal 2024 Sampai Tanggal Berapa? Ketahui Jadwal, Amalan dan Keutamaannya
3. Rajab
Bulan Rajab juga diyakini sebagai bulan baik dalam melangsungkan pernikahan. Rajab dipandang sebagai bulan baik yang membawa keberkahan, diyakini dapat memberikan kelancaran pada bisnis yang sedang dibangun oleh calon mempelai. Oleh karenanya jika kedua calon mempelai akan bekerjasama dalam membangun bisnis selama berumah tangga, agar harmonis dan perjalanan hidup mereka tentram, menikah di bulan Rajab adalah yang paling tepat.
4. Ruwah
Bulan Ruah juga diyakni membawa berkah bagi hubungan pengantin baru. Bagi pasangan yang menikah di bulan ruwah diyakini dapat memberikan momongan secepatnya, menambah kelengkapan dalam nilai-nilai keluarga dan kerukunan.
Menikah di bulan syawal tidak dipandang buruk dalam adat Jawa, tetapi Jawa lebih menyarankan untuk memilih melaksanakan upacara pernikahan dalam salah satu empat bulan tersebut di atas.
Menikah di Bulan Syawal menurut Islam
Menikah di bulan syawal menurut Islam merupakan sunnah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw. Nabi sendiri menikahi Aisyah RA di bulan syawal. Kisah pernikahan antara Nabi dengan Aisyah ini tertuang dalam kitab Al-Bidayah wan Nihayah. Disebutkan bahwa;
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi Aisyah untuk membantah keyakinan yang salah sebagian masyarakat yaitu tidak suka menikah di antara dua ‘ied (bulan Syawal termasuk di antara ‘ied Fitri dan ‘idul Adha), mereka khawatir akan terjadi perceraian. Keyakinan ini tidaklah benar.”
Catatan tersebut dikuatkan oleh Aisyah RA sendiri. Aisyah radiallahu ‘anha, istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menceritakan:
تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللهِ فِي شَوَّالٍ، وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ، فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللهِ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي؟، قَالَ: ((وَكَانَتْ عَائِشَةُ تَسْتَحِبُّ أَنْ تُدْخِلَ نِسَاءَهَا فِي شَوَّالٍ)
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan syawal pula. Maka isteri-isteri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (Perawi) berkata, “Aisyah Radiyallahu ‘anhaa dahulu suka menikahkan para wanita di bulan Syawal.” (HR. Muslim)
Oleh karenanya menikah di bulan syawal sangat dianjurkan oleh Islam. Jika seseorang menikah, ia telah menyempurnakan separuh agamanya.
Demikian itu penjelasan menikah di bulan syawal berdasarkan pandangan Jawa dan Islam. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Bulan Syawal 2024 Sampai Tanggal Berapa? Ketahui Jadwal, Amalan dan Keutamaannya
-
Takut Keburu Kiamat, Alasan Anwar BAB Makin Kepikiran Gegara Belum Menikah
-
Kepikiran Belum Nikah, Anwar BAB Sampai Konsultasi ke Psikolog
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Qadha Ramadhan, Apa Hukum Menggabungkan Keduanya?
-
Puasa Syawal Harus Berurutan atau Tidak? Ini Hukum Aturan dan Waktu Idealnya
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Apakah Orang Islam Boleh Merayakan Imlek? Ini Aturannya
-
Jadwal Libur dan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Pemerintah dan Swasta
-
5 Merk Smart TV Awet yang Layarnya Tidak Mudah Bergaris
-
25 Ucapan Maaf Menjelang Ramadan Bahasa Sunda, Siap Dikirimkan ke Grup WhatsApp
-
Domino Bukan Sekadar Permainan: Intip Transformasinya Jadi Olahraga Pikiran Profesional di Makassar
-
Lebih dari Sekadar Es Krim, Halocoko Torehkan Rekor MURI Lewat Gerakan Sosial
-
Ini Dia Sensasi Baru RicheeseGPT: Ayam Goreng dengan Keju Parmesan Melimpah Tanpa Pedas Menyengat!
-
Terpopuler: 50 Kartu Ucapan Imlek, Parfum Halal untuk Salat Tarawih
-
6 Shio Paling Hoki dan Cuan Jelang Imlek, Ada Macan hingga Ayam
-
Ramalan Keuangan Zodiak 16 Februari 2026: Gemini hingga Leo Panen Rezeki