Suara.com - Banyak orang berpikir bahwa hanya suara kencang dan bising yang bisa merusak pendengaran dan mengganggu masalah kesehatan. Namun, pakar Acoustic Researcher ITB, Ir. R. Sugeng Joko Sarwono, MT, Ph.D. menyebut bahwa suara hening seperti AC atau pun pendingin ternyata juga bisa berdampak buruk.
Mengapa demikian? Hal ini karena bunyi kecil yang didengar secara terus menerus, dapat membuat berbagai permasalahan seperti psikologis terganggu maupun masalah kesehatan lainnya.
“Misalnya suara AC atau suara kipas angin terus-menerus karena sudah terbiasa dia terima aja. Cuma sebenarnya badan dia itu tidak bisa menerima, makanya dalam jangka panjang kemudian dia jadi terganggu secara psikologis,” kata Sugeng dalam keterangannya baru-baru ini.
Oleh sebab itu, bunyi di sebuah ruangan, atau alat elektronik meski terdengar pelan, tetapi durasi yang dialami lama, ini menjadi sebuah masalah. Jika sudah melewati ambang batas, itu akan sebabkan gangguan.
Karena itulah, suara dalam sebuah ruangan atau dari perangkat elektronik, meskipun terdengar lembut, namun jika terus-menerus terjadi dalam waktu yang lama, dapat menjadi masalah. Ketika melampaui batas tertentu, hal ini dapat menyebabkan gangguan.
Sebaliknya, Sugeng mengatakan bahwa orang yang berada di lingkungan bising cenderung lebih waspada untuk melindungi telinganya, sehingga lebih terlindungi. Namun, bagi mereka yang terbiasa dengan suara yang lembut namun berlangsung lama, ini justru menjadi lebih berbahaya.
"Pekerja di pabrik sering kali lebih terlindungi karena mereka menggunakan alat pelindung telinga. Oleh karena itu, bekerja di lingkungan yang berisik seringkali lebih aman karena dampak dari suara yang keras langsung dirasakan dan dilindungi."
Lebih lanjut, ia mengatakan penting untuk memberikan edukasi, terutama kepada para pekerja. Disarankan agar mereka sesekali keluar untuk memberi telinga mereka istirahat. Paparan yang terus-menerus dapat memiliki dampak negatif yang signifikan.
"Diperlukan kesadaran akan pentingnya perlindungan, baik bagi pemilik kantor maupun para pekerja. Penting untuk menciptakan keseimbangan, dengan tidak terlalu lama duduk di kantor dan sesekali memberikan waktu untuk relaksasi telinga dengan keluar sejenak."
Baca Juga: Bawaslu Nyatakan KPU Terbukti Melanggar Kasus Penggelembungan Suara di Jatim
Inilah yang mendorong WaveBoard (PT Akustik Swara Indonesia) untuk menggelar Explore Acoustics Innovation 2024. Acara ini terdiri dari seminar edukasi dan talkshow yang menampilkan para peneliti yang menjelaskan pengaruh akustik arsitektur terhadap kehidupan manusia. Selain itu, acara ini juga mencakup peluncuran produk-produk inovatif dari WaveBoard dalam bidang akustik.
Materi yang disampaikan mencakup topik tentang akustik bangunan, inovasi, dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pembicara yang menghadirkan materi tentang dampak akustik bangunan dalam kehidupan sehari-hari adalah Ir. R. Sugeng Joko Sarwono, MT, Ph.D. Harapannya, kegiatan ini akan membawa kemajuan dalam bidang akustik.
"Acara ini dirancang untuk menarik audiens yang beragam, termasuk akademisi, pemangku kepentingan, arsitek, desainer interior, konsultan, kontraktor, insinyur akustik, mahasiswa, dan pemilik usaha. Tujuannya adalah untuk memperkuat ekosistem akustik di Indonesia dan memberikan dampak yang berkelanjutan, bahkan hingga ke tingkat internasional," ujar CEO Waveboard, Vicky Halim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove