Suara.com - Pada masa-masa kuliah, biasanya akan ada tugas untuk membuat paper. Lantas, apa itu papar dan bagaimana cara membuatnya? Untuk selengkapnya, berikut ini pengertian, kerangka dan cara membuat paper kuliah.
Perlu diketahui bahwa membuat paper kuliah itu sangat mudah jika ketentuan dasarnya sudah diketahui. Paper kuliah ini hampir sama seperti paper di Sekolah Menengah, hanya saja paper kuliah ini topiknya lebih mendalam dan wajib dipertanggungjawabkan oleh mahasiswa.
Nah bagi yang ingin tahu apa itu paper kuliah, simak berikut ini pengertian dan cara membuat paper kuliah yang dilansir dari berbagai sumber.
Pengertian Paper Kuliah
Paper merupakan tulisan ilmiah perihal topik tertentu yang dilengkapi data dan hasil analisis yang valid serta resmi. Umumnya, paper berjumlah 6 -10 halaman atau bisa juga lebih jika diperlukan. Pembuatan paper kuliah ini disesuaikan dengan mata kuliah yang ditempuh.
Kerangka dan Cara Membuat Paper Kuliah
Untuk membuat paper ini ada format tertentu yang perlu diperhatikan. Format ini sudah disesuaikan dengan ketentuan yang akan membantu memudahkan penulisnya untuk menyusun paper. Untuk lebih jelasnya, berikut ini cara buat paper kuliah.
1. Tentukan Topik
Sebelum buat paper kuliah, pastikan kamu sudah menentukan topiknya. Dan pastikan juga topiknya relevan dengan situasi dan kondisi saat ini agar hasil penelitiannya bisa diterapkan dan jadi solusi dari permasalahan yang muncul.
2. Mengetahui Format Paper Kuliah
Pastikan mengetahui format yang diigunakan untuk paper kuliah. Adapun format dalam paper kuliah yakni sebagai berikut:
- Halaman Judul
Format pada halaman judul ini harus ada Judul Penelitian, Tujuan Penyusunan, Dosen Pengampu, Logo Instansi, Nama Mahasiswa, Nomor Induk Mahasiswa, Program Studi, Fakultas, dan Universitas.
Baca Juga: Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka: Ini Syarat, Cara Daftar, Tunjangan yang Didapat
- Bab I Pendahuluan
Lalu ada format Bab I pendahuluan, pada format ini harus ada Latar Belakang dan Rumusan Masalah. Pada format Rumusan Masalah ini harus ada Bab II Tinjauan Pustaka. Selain itu ada juga Landasan Teori.
- Bab III Pembahasan
Pada format Bab III Pembahasan ini harus ada Rumusan Masalah I dan Rumusan Masalah II
- Bab IV Penutup
Pada format Bab IV ini harus ada Kesimpulan dan Saran
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
5 Referensi Cerita Liburan Sekolah di Rumah untuk Tugas Mengarang yang Anti Mainstream
-
Mau Kulit Lebih Sehat dan Bebas Jerawat? Ini Makanan yang Perlu Dihindari
-
Bye-bye Kerutan! Cek 7 Serum Lokal Ampuh yang Bekerja Seperti Suntik Botox
-
5 Rekomendasi Basic Skincare dr Tompi Versi Murah di Bawah Rp50 Ribu
-
Ramalan Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Januari 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk!
-
Parfum Evangeline Tahan Berapa Jam? Ini 7 Varian yang Wanginya Paling Awet
-
5 Sepatu Trekking Lokal Vibes Salomon Ori, Produk Dalam Negeri Kualitas Jempolan
-
Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
-
7 Sampo Selsun untuk Atasi Ketombe dan Rambut Rontok, Mana yang Paling Efektif?
-
6 Shio Paling Banyak Cuan Pada 3 Januari 2026