Suara.com - Nama psikolog Lita Gading baru-baru ini menjadi sorotan usai komentari tindakan Sarwendah yang layangkan somasi kepada haters. Melalui video yang dibuat di akun Tiktok pribadinya, Lita justru tidak membela Sarwendah akan aksinya itu.
Dalam pernyataannya, Lita Gading meminta agar Sarwendah introspeksi diri dengan kritikan yang diberikan haters. Menurutnya, komentar haters akan kedekatan Sarwendah dengan anak angkatnya, Betrand Peto harus direfleksikan. Pasalnya, kedekatan itu yang justru memancing pendapat netizen.
"Harusnya introspeksi. Komentar-komentar netizen itu (cerminan) dari apa yang dilihat netizen. Betrand itu kan sudah dewasa. Ada naluri dan libido naik mungkin saja terjadi, walaupun itu ibu sendiri," kata Lita Gading dalam konten video yang diunggahnya.
Tidak hanya itu, menurut Lita Gading kedekatan Sarwendah dan Betrand Peto tidak elok untuk dilihatkan. Apalagi, keduanya terkadang terlihat berpelukan atau saling mencium satu sama lain di depan kamera.
"Kurang elok lah dengan hal-hal yang diperlihatkan secara vulgar dan sensitif. Apalagi seperti kiss, peluk, dan apapun yang terlihat tidak lazim di masyarakat itu sebaiknya dihindari," sambung Lita Gading.
Sebab pendapat tersebut, membuat Lita Gading menjadi sorotan. Beberapa warganet juga setuju dengan pernyataan yang disampaikan Lita Gading. Apalagi, sosoknya juga bukan sembarangan. Hal ini karena Lita Gading memiliki latar belakang pendidikan cukup mentereng.
Lita Gading sendiri diketahui memiliki nama lengkap dan gelar Dr. Lita Gading MPsi. Psikolog satu ini mendapat gelar S1 Fakultas Psikologi Universitas Indonusa Esa Unggul Jakarta. Setelah lulus S1, Lita Gading kembali melanjutkan ke jenjang S2 dan mendapat gelar Master of Psychology.
Tidak berhenti sampai di sana, Lita Gading juga masih melanjutkan pendidikan S3. Diketahui, ia mengambil pendidikan pendidikan dalam studi Profesi Psikologi (Lokal) di Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta. pada 2013.
Itu dia pendidikan mentereng yang dimiliki oleh Lita Gading. Sementara itu, terkait somasi yang dilayangkan Sarwendah sendiri berawal dari konten dirinya dan Betrand Peto di akun Tiktok miliknya.
Baca Juga: Ruben Onsu Ungkap Bakal Bela Sarwendah hingga Akhir Hayat, Tepis Isu Rumah Tangga Sedang Bermasalah?
Kala itu, ada akun yang mengomentari kedekatan keduanya sampai menyebut Betrand Peto menjadi ayah pengganti Ruben Onsu. Tidak terima akan hal tersebut, Sarwendah akhirnya melayangkan somasi kepada beberapa akun yang memberi komentar akan kedekatannya dengan Betrand Peto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar