Suara.com - Belum lama ini tunggangan Kapten Timnas Indonesia U-23, Rizky Ridho Ramadhani, saat ke kampus menjadi sorotan. Pasalnya pesepakbola berusia 22 tahun itu kedapatan membawa sebuah mobil langka dengan harga yang tidak main-main.
Momen ini terjadi ketika Rizky Ridho mengunjungi Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya yang merupakan lembaga tempatnya menempuh pendidikan tinggi. Rizky Ridho diketahui mengambil S1 Manajemen di kampus tersebut dan memasuki semester empat.
Lantas mobil apakah yang dibawa oleh pemain Persija Jakarta itu? Rupanya Rizky Ridho membawa Honda Odyssey yang sudah tak lagi diproduksi dan didistribusikan di Indonesia. Menurut situs OTO, harga mobil itu adalah mulai Rp590,72 juta untuk varian paling dasar.
Namun bukan cuma mobil langka seharga ratusan juta Rupiah, Rizky Ridho ternyata juga hobi mengoleksi sepeda motor yang harganya tidak kalah mentereng. Bahkan meskipun sibuk, mantan pemain Persebaya Surabaya itu telaten merawat sepeda motornya dengan selalu membawa ke bengkel berkualitas tinggi.
Hal ini sebagaimana diungkap oleh Radyan Mahandya Putra, salah seorang anggota tim di bengkel Scooter VIP Surabaya. Dari situ terungkap pula kendaraan roda dua yang dimiliki Rizky Ridho, yakni Vespa Primavera 150ie 3V.
“Beliau telah melakukan beberapa upgrade terutama di bagian CVT, dengan menggunakan belt Polini yang terbuat dari bahan kevlar, serta kampas rem depan dan belakang (dari) Polini untuk meningkatkan kinerja rem,” ujar Radyan, dikutip pada Selasa (21/5/2024).
Disebutkan bahwa Rizky Ridho sudah rutin menjaga kualitas Vespa-nya di bengkel tersebut sejak setahun belakangan. Polini sendiri dipilih karena merupakan jenama aftermarket yang ditujukan khusus untuk skuter asal Italia dan sudah lama dikenal di negara tersebut.
“Sebagai contoh, pembalap MotoGP terkenal seperti Valentino Rossi, dulunya merupakan pembalap MiniGP dari tim Minibike Polini Motor pada tahap awal kariernya,” tutur Radyan sembari menjelaskan rencana modifikasi lanjutan terhadap sepeda motor Rizky Ridho, yakni dengan mengganti CVT-nya.
Baca Juga: Rapor Lini Belakang Persija di BRI Liga 1 2023/24, Siapa Paling Buruk?
Berita Terkait
-
Rapor Lini Belakang Persija di BRI Liga 1 2023/24, Siapa Paling Buruk?
-
Rizky Ridho
-
Terciduk Bawa Mobil Langka ke Kampus, Harga Pasar Rizky Ridho Termahal di Asia?
-
Mobil Rizky Ridho yang Dibawa ke Kampus Ternyata Barang Langka, Ini Sebabnya
-
Pantas Saja Cerdas di Lapangan, Intip Pendidikan 5 Pemain Timnas Indonesia U-23 dengan Nilai Pasar Termahal
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian