Suara.com - Menghadiri acara World Water Forum (WWF) di Bali, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pakai tas mewah keluaran brand Polene asal Paris, Prancis. Tas ini digunakan saat Retno mendampingi beberapa pemimpin dunia makan malam di Garuda Wisnu Kencana (GWK).
Dalam video yang dibagikan di akun Instagram pribadinya dilihat suara.com, Selasa (21/5/2024) tampak Retno Marsudi mengenakan outer tenun hitam dengan corak yang khas. Menariknya, Retno Marsudi juga mengenakan inner blouse dan celana panjang hitam. Ia juga masih setia dengan turban khasnya yang menutupi kepala. Perempuan kelahiran Semarang, 27 November 1962 itu juga setia dengan sneakers putihnya yang khas, sehingga lebih memudahkannya untuk berjalan.
Namun sling bag hitam yang setia menemani Retno Marsudi berhasil membuat salah fokus. Ternyata tas tersebut bukanlah keluaran brand sembarang, melainkan keluaran brand Polene jenis Numero Un Nano edisi smooth black, yang dijual dengan harga 510 dolar atau setara Rp 8,1 juta.
Harga tas ini terbilang fantastis karena melampaui 2 kali lipat UMR Semarang 2024 yang berada di kisaran Rp 3,2 juta per bulan. Sehingga tas Menlu Retno Marsudi ini setara penghasilan rata-rata masyarakat Semarang selama dua bulan.
Mengenal acara World Water Forum
Adapun World Water Forum 2024 yang baru-baru ini digelar di Bali merupakan pertemuan internasional terbesar yang berfokus pada masalah air, yang diselenggarakan oleh World Water Council (WWC). Forum ini diadakan setiap tiga tahun sekali di berbagai lokasi di seluruh dunia.
Tujuan utama acara WWF ini yaitu untuk membahas isu-isu terkait air, seperti pengelolaan sumber daya air, akses air bersih, sanitasi, serta tantangan dan solusi untuk menghadapi krisis air global.
World Water Forum pertama kali diadakan pada tahun 1997 di Marrakesh, Maroko. Sejak itu, telah diadakan setiap tiga tahun di berbagai lokasi di seluruh dunia, termasuk Den Haag (Belanda), Kyoto (Jepang), Mexico City (Meksiko), Istanbul (Turki), dan beberapa kota lainnya.
Setiap edisi World Water Forum memiliki tema khusus yang mencerminkan isu-isu kritis terkait air pada waktu itu. Tema-tema tersebut mencakup berbagai topik, seperti keberlanjutan air, pengelolaan risiko bencana, keamanan air, dan dampak perubahan iklim terhadap sumber daya air.
Baca Juga: Bos Tesla Elon Musk Tak Kebagian Mobil Listrik saat Berkunjung ke Bali, Malah Pakai Mobil Lawas
WWF mendorong kerjasama internasional dalam pengelolaan sumber daya air, yang penting untuk mengatasi masalah air yang sering kali melintasi batas-batas geografis dan politik.
Forum ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-6 yang berfokus pada akses air bersih dan sanitasi untuk semua.
Selain itu, WWF berperan dalam mobilisasi sumber daya, baik finansial maupun teknis, yang diperlukan untuk mengimplementasikan solusi air di berbagai tingkat, dari lokal hingga global.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam
-
80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Ada yang Dijual Rp42 Ribu/Kg
-
Belanja Mewah di SEIBU Dapat Voucher Gratis? Cek Promo BRI Ini!
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777