Suara.com - Kasus Vina Cirebon memasuki babak baru. Kasus pembunuhan itu kembali menjadi perhatian masyarakat dan semakin meluas sejak film Vina: sebelum 7 hari ditayangkan. Sekarang keluarga Vina didampingi oleh pengacara usai salah seorang tersangka yang selama ini buron ditangkap polisi. Seperti apa profil pengacara keluarga Vina Cirebon?
Nama Putri Maya Rumanti muncul sebagai pengacara keluarga Vina Ciberon. Kehadirannya menarik banyak pihak yang masih 'mengawal' kasus pembunuhan brutal terhadap Vina dan Eky.
Putri Maya Rumanti dikenal sebagai pengacara yang memiliki sikap tegas, cakap, dan lugas. Ia juga yang membongkar kejanggalan terkait pengakuan Saka, salah satu tersangka pembunuhan Vina yang sudah dibebaskan lalu mengaku sebagai korban salah tangkap polisi.
Asisten pribadi Hotman Paris
Profil pengacara keluarga Vina Cirebon, Putri Maya Rumanti ini dikenal luas sebagai asisten pribadi (aspri) Hotman Paris sebelumnya. Hotman Paris adalah pengacara Indonesia yang sering mendampingi berbagai kasus artis-artis besar di Indonesia.
Perempuan berusia 39 tahun ini sudah menikah danmemiliki empat orang anak. Ia meraih pendidikan Magister Hukum dari Universitas Bandar Lampung (UBL). Saat ini ia juga tengah mempersiapkan diri untuk maju Pilkada 2024, sebagai calon Wali Kota Bandar Lampung periode 2024-2029.
Pengusaha
Sebelum aktif sebagai pengacara, perempuan asal Bandar Lampung ini merupakan seorang pengusaha. Putri Maya Rumanti mendirikan bisnis salon dan butik agar bisa mewujudkan mimpinya menjadi wanita mandiri.
Akan tetapi mimpi menjadi pengacara lebih kuat yang menuntutnya untuk melakukan magang di kantor Jakarta. Maka sebelum pergi ke Jakarta, ia menutup salon dan butiknya di tahun 2015.
Meskipun begitu, ia tidak serta merta berhenti berbisnis. Ia mengubah toko bisnisnya menjadi toko online pakaian. Itu dilakukannya untuk membantu perekonomian keluarga. Di tahun 2017, Putri akhirnya berhasil mengambil sumpah advokat memulai karir sebagai pengacara. Itulah momen di mana ia menghentikan seluruh bisnisnya, termasuk bisnis online pakaiannya untuk fokus menjadi pengacara.
Tiga tahun berselang, impiannya memiliki butik sendiri kembali membuatnya mendirikan butik di tahun 2020. Sampai sekarang butik itu masih beroperasi.
Kisah Putri punya pengalaman serupa dengan keluarga Vina
Putri Maya Rumanti mengungkap alasan kenapa ia bersedia membantu keluarga Vina. Katanya ia memiliki pengalaman serupa dengan keluarga Vina.
Putri mengungkap suaminya meninggal tidak dengan cara wajar melainkan dibunuh. Sampai sekarang pelakunya juga belum ditangkap.
Suaminya, Reki Nelson, meninggal dengan kondisi tubuh memiliki sejumlah luka akibat benda tajam dan tumpul. Kejadiannya terjadi di tahun 2018. Kedai minuman suaminya di Perumahan Citra Garden, Bandar Lampung, Lampung disatroni sejumlah orang yang akan mencuri.
Reki yang sedang istirahat segera bergegas ke kedainya bersama anaknya. Sementara itu, Putri menunggu suaminya di rumah. Saat itu Reki datang tanpa didampingi petugas keamanan. Sesampai di lokasi, Reki melihat gerombolan anak muda melarikan diri dari kedainya. Ternyata di dalam masih tertinggal satu orang. Dia berhasil ditangkap oleh Reki, lalu anaknya pergi memanggil petugas keamanan. Tak lama berselang, anak Putri kembali bersama petugas keamanan, tetapi Reki sudah tergeletak dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Rupanya gerombolan anak muda yang kabur sebelumnya kembali membawa preman yang lebih dewasa dari mereka. Sejak saat itu, penyelidikan dilakukan dan hanya tiga orang pelaku yang berhasil ditangkap kemudian dijatuhi hukuman. Pelaku yang belum tertangkap ada 6-7 orang.
Demikian itu profil pengacara keluarga Vina Cirebon.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor
-
Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi
-
Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet
-
Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo
-
Pertamina Lubricants Catat Volume Ekspor 11 Ribu KL ke 16 Negara