Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris kembali blak-blakan akan membela kasus pembunuhan Vina Cirebon. Diketahui kasus pembunuhan yang sudah terjadi pada 2016 silam ini masih diwarnai sejumlah kejanggalan.
Kasus ini kembali mencuat publik 8 tahun kemudian gegara diangkat ke film layar lebar berjudul "Vina: Sebelum 7 Hari". Terbaru, kepolisian mengumumkan mereka telah menangkap tersangka utama kasus pembunuhan ini, yakni Pegi Setiawan atau Perong. Sosok Pegi sebelumnya menjadi buronan selama 8 tahun.
Hotman Pars sendiri sebelumnya pernah meminta agar para tersangka segera diproses. Pasalnya, muncul banyak narasi yang menyebut bahwa Vina mengalami kecelakaan tunggal. Padahal Vina diduga dibunuh bersama dengan kekasihnya Eki.
"Oknum-oknum yang mengatakan bahwa ini adalah kecelakaan tunggal di jalan raya, mohon segera diproses pidana oknum-oknum tersebut," ucap Hotman dalam video yang diunggahnya pada Selasa (21/5/2024) lalu.
Hotman juga menuding bahwa ada beberapa pihak yang sengaja menghalangi penangkapan 3 nama dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus Vina. Sebelumnya memang polisi mengatakan masih ada 3 buronan di kasus Vina. Tetapi setelah menangkap Pegi, polisi meralat bahwa buronan hanya satu, bukan tiga. Pegi pun dinyatakan sebagai tersangka terakhir.
Situasi ini tentu penuh kejanggalan dan ramai disorot publik. Hotman pun akhirnya turun tangan siap membantu pengungkapan kasus pembunuhan Vina.
Sosok pengacara kondang ini memang sudah sering membantu masyarakat yang terseret kasus hukum, baik secara berbayar maupun sukarela.
Lalu, berapa sebenarnya tarif Hotman Paris dalam membela kliennya? Simak inilah selengkapnya.
Tarif Hotman Paris sebagai Pengacara
Baca Juga: 5 Kejanggalan Kasus Vina yang Ramai Dibahas Publik
Hotman Paris Hutapea diketahui sebagai salah satu pengacara dengan bayaran termahal di Indonesia. Pengacara kondang berdarah Batak ini mengaku pernah dibayar hingga ratusan milyar dalam mengungkap sebuah kasus perkara tambang.
“Saya pernah memenangkan kasus perkara tambang terbesar di Indonesia. Waktu itu saya pernah dapat US$12 juta atau sekitar Rp190 miliar," ungkap Hotman dalam salah satu wawancaranya dengan presenter Najwa Shihab.
Namun, Hotman mengaku dirinya tak pernah mematok harga untuk penyelesaian masalah. Alasannya, ia sering menyesuaikan bayaran dengan kemampuan kliennya.
“Saya pribadi tidak pernah mematok harga. Masyarakat yang malah menganggap bayaran saya mahal. Mahal itu kalau memang perkaranya besar dan dia memang sanggup bayar. Tapi untuk tarif sendiri sangat individual case. Ada yang murah, ada juga yang mahal, kita sesuaikan juga tergantung kemampuan klien juga,” lanjut Hotman.
Normalnya, Hotman mengaku dirinya bisa mendapat Rp 1 miliar di setiap kasus di level menengah yang ditanganinya. Ia juga mengaku banyak para pejabat maupun publik figur yang menggunakan jasa pengacaranya untuk memenangkan kasus.
Hotman juga mengklaim bahwa ia lebih sering memenangkan persidangan kasus dibanding rasio kekalahannya. Atas fakta itu, tak heran jika bayaran Hotman bisa mencapai miliaran rupiah per kasus.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
5 Kejanggalan Kasus Vina yang Ramai Dibahas Publik
-
Linda Saksi Kunci Kasus Vina Kerasukan Lagi Kasih Petunjuk, Pengacara Korban: Jangan Langsung Percaya
-
Hotman Paris Bagikan Video Linda Kesurupan Vina Lagi, Komentar Ustaz Derry Sulaiman Langsung Jadi Sorotan
-
Linda Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon Diperiksa Sore Ini, Lokasi Pemeriksaan Bukan di Polda Jabar
-
Link Nonton Linda Kesurupan Arwan Vina Cirebon Part II
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil