Suara.com - Baru-baru ini seorang anggota DPR, Anita Jacoba Gah viral usai videonya bentak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) RI, Nadiem Makarim saat rapat Komisi X DPR. Diketahui, Anita Jacoba Gah memberikan kritik keras atas pengajuan tambahan anggaran dana.
Pasalnya, menurut Anita Jacoba Gah, laporan terkait anggaran dana pendidikan selalu bagus. Namun, fakta lapangannya hal itu masih banyak masalah. Ia justru menantang agar Nadiem Makarim dapat turun ke lapangan melihat rakyat terkait penggunaan dana pendidikan selama ini.
"Apa Anda pikir semua kepala dinas bersih? oh tidak. Mari kita buktikan, mari kita turun kita buktikan, kita tanya jangan sama kepala dinas. Tanya sama penerima PIP. Itu baru bisa dapat jawabannya. Kalau Anda hanya turun-turun hanya di dinas semua jawabannya bagus, bagus," teriak Anita dalam video yang diunggah kembali akun TikTok @chaneloposisi, Kamis (6/6/2024).
"Tapi coba turun ke rakyat, turun ke penerima orang tua, kalau enggak lihat itu orang tua punya air mata, omong kosong. Nama ada, SK ada, uang nol!" lanjutnya.
Video tersebut langsung membuat Anita Jacoba Gah mendapat banyak pujian warganet. Bahkan, warganet menilai kalau Anita Jacoba Gah lebih berpendidikan dan cocok menjadi Mendikbud Ristek dibanding Nadiem Makarim.
Sebab hal tersebut, pendidikan antara Nadiem Makarim dan Anita Jacoba Gah jadi perhatian. Lantas bagaimana latar belakang pendidikan keduanya?
Pendidikan Nadiem Makarim
Sejak SMA, Nadiem Makarim menempuh pendidikan di luar negeri yakni, pendidikan SMA di United World College of Southeast Asia di Singapura. Setelah itu, ia melanjutkannya ke Brown University, Amerika Serikat. Nadiem kala itu mengambil jurusan International Relations.
Tidak berhenti di sana, ia juga sempat ikut pertukaran pelajar di London School of Economics. Setelah itu, ia resmi mendapat gelar Bachelor of Arts (BA) dari Brown University.
Baca Juga: Spill Kekayaan Anggota DPR Anita: Bak Bumi dan Langit dengan Harta Kadisdik Kota Bekasi
Setelah lulus, Nadiem Makarim memutuskan untuk bekerja terlebih dahulu. Namun, ia kembali melanjutkan pendidikannya di Harvard Business School dengan jurusan Administrasi Bisnis hingga mendapat gelar MBA.
Pendidikan Anita Jacoba Gah
Pendidikan Anita Jacoba Gah yakni dari di SD Negeri I Bonipoi, tahun 1981-1988. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan SMP di di SMP Negeri 1 Kupang, periode tahun 1988-1991. Untuk SMA, Anita Jacoba Gah bersekolah di SMU Negeri 46 pada tahun 1991-1994.
Saat lulus, Anita Jacoba Gah tidak langsung mengambil S1, ia mengambil Diploma III di Sekolah Tinggi Teologia (STT) Jakarta sampai 1997. Kemudian, ia baru mengambil S1 pada 2004 jurusan ekonomi, di STIENI Jakarta dan lulus pada 2008.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung