Suara.com - Verrell Bramasta belum lama ini memutuskan menjalani transplantasi atau tanam rambut di Istanbul, Turki. Menariknya setelah selesai tindakan, ia langsung belanja jam tangan mewah alih-alih beristirahat.
Momen itu ia bagikan lewat akun TikTok @bramastaverrell. Terlihat Verrell dengan kondisi kepala masih merah bekas operasi sehari sebelumnya.
Setelah melepas perban, ia dan sang ayah langsung menuju sebuah mal di Turki untuk membeli salah satu merek jam tangan mewah, Cartier.
Dari wujudnya, Verrell diketahui memilih seri Santos de Cartier Skeleton. Jam tangan tersebut memiliki ukuran kepala besar dengan warna gold yang mewah.
Casing bagian belakangnya transparan serta pada pemutar waktu tersemat batu safir biru. Dilihat dari laman resmi Cartier, seri ini dibanderol mulai USD35.300 atau setara Rp577 jutaan.
"Self reward sehabis operasi itu ternyata bisa langsung bantu kurangin rasa nyerinya," tulis Verrell, dikutip Rabu (19/6).
Sebagai informasi, berusia 27 tahun itu mengaku sudah cukup lama mempertimbangkan prosedur tanam rambut.
Lewat Instagram, Verrell membeberkan bahwa sejak tahun 2020 ia mulai mengalami yang namanya "Receding hairline". Ia menduga kondisi itu terjadi karena pemakaian produk penata rambut yang berlebihan saat syuting sinetron.
"Ya, garis rambut saya mulai kebelakang dan tidak rata. Hal ini mungkin diakibatkan menggunakan banyaknya hair product seperti gel, wax, dan hairspray untuk peran "Pangeran" tersebut," tulisnya, dikutip Rabu (19/6).
Baca Juga: Budget Kurang tapi Ego Tinggi, Verrell Bramasta Nekat Bikin Lantai Rumah seperti Ini
Diketahui ia melakukan prosedur tanam rambut di klinik Now Hair Time. Tak sendiri, ia menjalani prosedur ini bersama dengan adiknya, Athalla Naufal dan sang ayah, Ivan Fadilla di tempat yang sama.
Kisaran paket tanam rambut yang ditawarkan klinik ini mulai dari USD1.500 hingga USD5.000, atau jika dirupiahkan setara dengan Rp80 juta. Namun harga bisa berbeda tergantung kondisi rambut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Transisi Status PPPK Dimulai Awal 2027, Komisi X DPR Minta Para Guru Tak Lagi Resah
-
Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'
-
Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim
-
Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi
-
Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya
-
Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan
-
Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU
-
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik