Suara.com - Indonesia akhirnya memiliki kompetisi di bidang pendidikan yang mirip dengan acara University War yang tayang di Korea Selatan beberapa waktu lalu. Acara tersebut bernama Clash of Champions Indonesia yang kini tengah viral dan jadi perbincangan di sejumlah platform media sosial.
Adapun Clash of Champions Indonesia merupakan ajang kompetisi antara mahasiswa terbaik Indonesia dari sejumlah perguruan tinggi ternama. Di antaranya adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Andalas (UNAND), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Lantas seperti apakah acara Clash of Champions Indonesia? Simak ulasannya berikut ini.
Diinisiasi oleh Ruangguru
Kompetisi Clash of Champions Indonesia diinisiasi oleh salah satu platform pendidikan online di Indonesia, yakni Ruangguru.
Ruangguru mengklaim, kompetisi ini bertujuan untuk menemukan mahasiswa terbaik dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
Disebut mirip acara Korea Selatan
Kemunculan acara Clash of Champions Indonesia memang menarik perhatian banyak orang. Namun, acara itu disebut-sebut meniru acara di Korea Selatan, bernama University War.
Adapun University War tayang perdana di platform Coupang Play sejak 3 November 2023. Konsepnya adalah adu kecerdasan antara mahasiswa dari sejumlah universitas bergengsi di Korut.
Baca Juga: Indonesia Akhirnya Punya Acara University War, Ada Peserta yang IPK-nya 4!
Sayangnya platform tersebut tak tersedia di Indonesia. Jadi, bagi yang ingin menyaksikan acara itu bisa melihatnya di kanal YouTube Coupang Play.
Diikuti universitas ternama di Indonesia
Acara Clash f Champions Indonesia tayang mulai 29 Juni 2024. Hingga kini acara tersebut telah berlangsung sebanyak 4 batch.
Sejumlah Universitas yang mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti acara tersebut diantaranya Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Tak sekadar adu kecerdasan
Acara Clash of Champions Indonesia tak hanya mengadu kecerdasan para pesertanya. Namun juga menguji keberanian, strategi dan kekompakan tim.
Berita Terkait
-
Indonesia Akhirnya Punya Acara University War, Ada Peserta yang IPK-nya 4!
-
Meet and Greet Heo Seong Beom 'University War' di Jakarta, Ini Harga Tiketnya
-
6 Fakta Park Hyun Min, Mahasiswa Psikologi dengan Vibes Anak Teknik
-
5 Fakta Menarik Kyung Do Hyun, Otak Permainan SNU di University War
-
University War dan Budaya Belajar Mahasiswa Korea Selatan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita