Suara.com - Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sedari kecil sudah mengenalkan anak-anak mereka dengan makna Idul Adha sekaligus prosesi pemotongan hewan kurban.
Hal tersebut juga dilakukan oleh para pengasuh Rafathar dan Rayyanza, Mbak Lala dan Suster Rini. Baru-baru ini, penjelasan mereka soal hewan kurban pada dua putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu mendapatkan perhatian.
Terlihat saat itu, Rayyanza tampak cemberut menunggu pemotongan. Kemudian, Mbak Lala terdengar menjelaskan makna kurban pada kedua bocah tersebut yang sedang duduk.
Menurutnya, tak semua orang memiliki nasib baik untuk bisa menikmati daging seperti mereka. Itu sebabnya, hewan kurban yang telah disembelih bakal dibagikan pada banyak orang, termasuk mereka yang kurang beruntung.
"Karena dek ga semua orang bisa makan daging sapi setiap hari. Ada orang yang ga pernah makan daging sapi jadi nanti kita bagi-bagi supaya mereka juga bisa makan daging sapi," ujar Mbak Lala pada Rayyanza yang juga didengar Rafathar seperti dikutip akun TikTok @sobatmanfaat__ Kamis (20/6/2024).
"Kan ada banyak orang-orang kan yang ga bisa makan daging sapi, ga bisa beli, ga ada uang," kata Mbak Lala lagi.
"Iya betul makan daging sapinya cuma setahun sekali, nunggu dikasih ya," timpal Suster Rini.
Hal ini pun mendapatkan banyak respon positif dari netizen. Tak sedikit yang memuji cara dua pengasuh tersebut mendidik Rafathar dan Rayyanza.
"Luar biasa Mbak Lala dan Sus Rini dalam mengajarkan cara berbagi kepada kedua Pangeran Andara. Dengan gaya mendongeng, tetapi hal begini akan diingat selalu sama anak," kata @nellxxx.
Baca Juga: Viral! Ustad di Papua Bingung Dapat Babi untuk Kurban, Netizen: yang Ngirim Mungkin Mualaf
"Mbak lala benar selalu nasehatin Aa' sama Ajja jadi mereka baik dan sopan tks mb lala sama sus rini," ungkap @harexxxx.
"Ya allah Aja, untung orang-orang tau klo aja uangnya banyak," tambah @giisxxxx.
"Ajjahe: elah gw aja saban hari mkn ikan sasimo Mulu, si Rini ga pernah ngasih guee lauk daging," tulis @rianxxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Begal Salah Pilih Korban, Wanita di Palembang Berani Melawan hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan