Suara.com - Umat muslim di seluruh dunia beberapa hari lalu baru merayakan hari raya Idul Adha. Perayaan Idul Adha bagi umat muslim ditandai dengan pemotongan hewan kurban.
Bagi umat Islam di seluruh dunia hewan yang dikurbankan adalah hewan ternak, yakni domba, kambing, dan sapi.
Namun apa jadinya jika seorang ustad mendapat kiriman babi untuk dijadikan hewan kurban?
Hal ini yang dialami seorang ustad di Papua. Pada video yang viral di platform sosial media, seorang ustad mendapat kiriman babi.
Pada narasi di video tersebut, babi itu dikirim seseorang untuk dijadikan hewan kurban.
"Buat kurban haji ini," kata seorang pria dalam video tersebut.
"Untuk hewan kurban kah," sambung pria lainnya.
"Buat mas kawin boleh nih," ucap pria lain sambil menyalami seseorang yang mengantarkan hewan babi tersebut.
Sosok ustad yang ada di video tersebut hanya bisa tersenyum mendapat kiriman hewan babi untuk dijadikan kurban itu. Rupanya, pengirim babi tersebut tidak mengetahui soal syariat berkurban hari raya Idul Adha.
Baca Juga: Viral! Motor Berbandrol Puluhan Juta Diganti Gorengan oleh Kawanan Maling di Depok
"Pak ustad yg menjadi guru tugas di Papua mendapat kiriman hewan Qurban babi, karena awamnya masyarakat setempat dan mungkin juga pengirimnya baru masuk Islam. Didalam ketidaktahuan, Ada niat Ikhlas yg luar Biasa," tulis narasi pada video tersebut.
Sontak saja video ini pun mendapat banyak komentar netizen.
"Gapapa, namanya juga baru belajar. Mungkin ilmunya belum sampe situ. Tp babi mahal juga kok. Bisalah ditukerin sapi," tulis salah satu netizen.
"Ustadz nya bingung mau di apain itu," sambung akun lainnya.
"alau menurutku sih lebih baik ikut disembelih juga tapi semua dagingnya dikembalikan semua ke shobibul kurban sama sekalian dikasih ilmunya kalau memang masih mualaf," tulis warganet.
Ibadah kurban hukumnya sunah muakkad atau sunah yang dikuatkan. Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan ibadah kurban sejak disyariatkannya sampai beliau wafat.
Berita Terkait
-
Viral! Motor Berbandrol Puluhan Juta Diganti Gorengan oleh Kawanan Maling di Depok
-
Daging Kurban Boleh Dijual atau Diolah Jadi Makanan Siap Jual?
-
Ogah Bayar Jamu sebesar Rp10 Ribu, Pembeli di Pekalongan Ini Ajak Penjual Adu Jotos
-
3 Opsi Makanan Penetral untuk Kamu yang Terlalu Banyak Konsumsi Daging
-
Drama Kocak Suami Takut Istri di Trenggalek: Uang Habis Nyawer Biduan Lapor ke Polisi
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run
-
Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi
-
Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
-
Agar Wanginya Tahan Lama, Parfum Sebaiknya Disemprot di Kulit atau Baju?
-
BrookFarm Gelar Almond Run 2026 di GBK, Targetkan Lebih dari 5.000 Peserta
-
5 Panduan Memilih Ukuran Sepatu Lari yang Benar, Kaki Nyaman Bebas Cedera
-
Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok
-
Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?
-
5 Body Lotion untuk Anak-Anak, Bisa Mencerahkan Kulit yang Kusam atau Terkena Gigitan Nyamuk
-
Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam